Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH balita yang mengalami stunting dan gizi buruk di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, sama-sama mengalami lonjakan.
Sesuai data yang diunggah di Elektronik-Pencacatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), Jumat (25/9), kasus stunting pada 2020 tercatat 5.151 balita atau 32,2%, melonjak jika dibandingkan angka stunting pada 2019 yang sebanyak 3.892 balita atau 29,9%.
Untuk angka balita gizi buruk juga mengalami lonjakan sebanyak 5% atau 796 kasus pada 2020 dibandingkan angka gizi buruk pada 2019 sebanyak 353 kasus atau 2,3%.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Retnowati mengatakan peningkatan angka stunting dan gizi buruk tidak hanya terjadi pada dua tahun terakhir.
Baca juga: Mutu Pendidikan Aceh Terendah di Tingkat Nasional
Jika membandingkan angka stunting dan gizi buruk pada 2018 dan 2019 juga mengalami lonjakan. Untuk stunting, pada 2018 sebanyak 3.426 kasus 23,4% dan angka gizi buruk 218 kasus atau 1,47%.
Menurut Retnowati, peningkatan angka balita gizi buruk dan stunting terjadi bukan karena dinas kesehatan tidak maksimal dalam melakukan upaya pencegahan dan pengendalian. Sebaliknya, dinas kesehatan gencar melaksanakan program Penanganan Gizi Buruk Terpadu (PGBT) dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).
Dua program itu melibatkan masyarakat dan lintas sektor sehingga kasus balita gizi buruk dan stunting makin banyak ditemukan untuk selanjutnya didata dan ditangani.
"Tahun kemarin, dibantu Unicef dan lembaga agama, kita sosialisasi PGBT di enam kecamatan dengan melibatkan para kader posyandu, tokoh masyarakat, tokoh agama, lurah dan komponen masyarakat lainnya. Dengan pemahaman yang semakin baik, banyak keluarga yang kemudian proaktif melaporkan soal tumbuh kembang anak-anaknya. Jadi temuan kasusnya menjadi lebih banyak," katanya.
Selama ini, pencegahan dan penanganan gizi buruk dan stunting antara lain pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri, ibu menyusui dan ibu hamil untuk mencegah anemia, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK).
Selanjutnya, peningkatan kapasitas petugas dengan pelatihan PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak) yang dilanjutkan dengan pelatihan kader PMBA sebagai pendamping ibu hamil dan balita di masyarakat, serta mendorong pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif hingga 23 bulan.
Pelaksanaan kegiatan PMBA yang dilaksanakan dengan konseling maupun praktek kepada orangtua atau pengasuh. Tata laksana balita gizi buruk rawat jalan dengan pedoman PGBT dengan balita gizi buruk tanpa komplikasi dirawat dengan obat terapi gizi atau Ready to Use Terapheutic Food (RUTF), pendistribusian vitamin A dan mineral mix, dan penyediaan obat cacing dan imunisasi lengkap serta pencegahan dan pengobatan diare.
Dia mengatakan, intervensi program perbaikan gizi balita gizi buruk dilakukan selama 90 hari.
Namun, setelah diterapi dan dikembalikan ke keluarganya, ada anak yang kembali ke status gizi buruk karena sangat tergantung pada ketahanan pangan setiap keluarga, asupan gizi dan beragam pola makan.
"Penanganan masalah gizi buruk dan stunting itu multisektor. Tidak bisa hanya dari sektor kesehatan. Untuk penanganan gizi buruk menjadi tidak gizi buruk tugas dinas kesehatan. Sedangkan setelah dikembalikan ke keluarga, tanggung jawabnya sudah multisektor," pungkasnya. (OL-1)
Kenaikan angka ini, berdasarkan hasil evaluasi dan pencatatan pelaporan berbasis masyarakat (PPGM)
MESKI sudah puluhan tahun berusaha diatasi, persoalan malanutrisi hingga kini masih menjadi tantangan tersendiri.
PBB menyebut Gaza menghadapi krisis kelaparan terburuk dengan lebih dari 20 ribu anak alami gizi buruk.
KRISIS gizi di Jalur Gaza, Palestina, mencapai titik kritis dengan lonjakan kematian yang mencolok sepanjang Juli 2025. Hal itu diungkapkan WHO dalam laporan terbaru yang dirilis 27 Juli 2025.
Data juga menunjukkan 1,4 juta perempuan hamil dan menyusui mengalami malnutrisi.
Setiap 25 Januari, Hari Gizi Nasional diperingati untuk memberikan kesadaran pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Kelangkaan air di Kupang selama ini memaksa banyak keluarga harus menempuh jarak jauh, membeli air dengan harga tinggi, atau berhemat ekstrem dalam aktivitas sehari-hari.
Wakil Duta Besar Gita Kamath bertemu dengan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena untuk membahas kerja sama Australia dengan NTT.
MBG melalui Sentra Pemberdayaan dan Pelayanan Gizi (SPPG) Kota Raja di Kuanino, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, terus berjalan dengan standar ketat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved