Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH banjir bandang menghanyutkan sejumlah warga, merusak puluhan rumah, dan menyeret beberapa kendaraan di Kabupaten Sukabumi, kini hujan badai melanda beberapa daerah.
Kemarin sore, hujan deras disertai badai menumbangkan sejumlah pohon di Kota Sukabumi. Pohon tumbang di Jalan Kenari, Kecamatan Cikole, jatuh melintang ke badan jalan sehingga menutup lalu lintas.
Di ruas Jalan Selakaso, sebuah mobil minibus yang sedang melintas rusak tertimpa pohon, begitu juga di kawasan RSUD R Syamsudin SH, menimpa kendaraan.
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meninjau beberapa lokasi pohon tumbang. "Saya langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar bersiap siaga. Semua camat dan lurah juga diminta mewaspadai potensi bencana saat cuaca ekstrem. Langkah ini saya lakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi," tukas Fahmi di lokasi pohon tumbang Jalan Kenari, Rabu (23/9).
Fami bersiaga karena berkaca dari kejadian hujan deras yang mengakibatkan banjir bandang di wilayah tetangganya. Sejumlah kampung di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, porak-poranda dua hari sebelumnya.
Dua dari tiga orang yang dinyatakan hilang sudah ditemukan meninggal dunia, sedangkan belasan orang karyawan toko/pabrik roti yang sempat hanyut dinyatakan selamat.
Camat Sodonghilir, Tasikmalaya, Jabar, Ari Fitriadi mengungkapkan salah satu korban hanyut dan hingga kini belum diketahui nasibnya bernama Anang, 21, merupakan warganya. Sedangkan Jured, warga Kota Tasikmalaya, sudah ditemukan meninggal dunia.
Ari menuturkan korban yang selamat dan hilang termasuk meninggal dunia dunia akibat banjir bandang Sukabumi merupakan pengusaha dan karyawan toko/pabrik roti yang berasal dari Kota/Kabupaten Tasikmalaya.
Ia menyebutkan korban selamat terdiri dari Ade Diast, Noneng Novila, Calsa Lita, Dede Nurmala, Aden, Edi Supriadi, Ita Heryani, Iswah Mahmudin, warga Sodonghilir, Fikriansyah, Irham Hijbulloh, Dede Nurhidayat, Rosid, Yamin, Ai Ela Pebriani. Semuanya warga Kecamatan Padakembang.
"Sedangkan Nanang Ruhimat, warga Kecamatan Sukaratu; Idan, warga Kecamatan Salopa, dan Arip, warga Kecamatan Bantarkalong. Mereka ini semuanya selamat," cetusnya.
Gotong royong
Badai juga melanda Kota Cimahi, Jabar, Rabu (23/9) sore. Sejumlah pohon tumbang menutup ruas jalan. Tidak ada korban jiwa dan luka dalam kejadian yang disertai dengan hujan es tersebut.
Tim gabungan Pemadam Kebakaran bersama BPBD Kota Cimahi dibantu relawan langsung mengevakuasi pohon tumbang agar akses jalan bisa segera dilalui.
Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, puluhan rumah di tiga desa Kecamatan Tambakromo, rusak berat dan ringan, diguncang angin ribut. Ratusan warga Desa Tambahagung, Kedalingan dan Angkatan Lor, yang dilanda bencana itu, bergotong royong membersihkan puing-puing, bersamma BPBD, kepolisian dan TNI.
Sementara itu, Kepala dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang Kota Pangkalpinang Suparlan mengungkapkan sebagian anggaran banjir tahun ini terpaksa dialihkan untuk penanganan covid-19. Penanganan banjir tahun ini hanya normalisai dan pengerukan sungai. (AD/DG/AS/RF/N-1)
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved