Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pengendara sepeda motor terseret banjir di Jalan Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat saat hujan deras di wilayah itu pada Selasa (22/9) sore jelang malam.
Diduga pengendara motor matic ini nekat menerjang banjir, padahal arus air sangat deras. Dia beserta motornya tersangkut ke kolong mobil angkot karena derasnya air. Beruntung, pengendara dan motornya berhasil diselamatkan warga dibantu pengguna jalan.
Seorang saksi, Dudi menyebutkan, hujan dengan intensitas tinggi turun sejak jam 15.30 WIB hingga menyebabkan air hujan meluap ke jalan raya." Hujannya sangat besar, banyak pengendara motor yang menepi ke pinggir jalan. Tapi
nahas, ada seorang pengendara terseret banjir," kata Dudi di lokasi.
Dia mengatakan, banjir baru surut menjelang petang. Setelah itu, warga bekerja bakti membersihkan sampah yang meluap ke jalan raya. Dudi menduga, banjir di ruas jalan penghubung Kota Cimahi dan Bandung Barat ini disebabkan karena saluran gorong-gorong tersumbat sampah plastik.
"Baru sekarang banjir, kemarin juga hujan tapi enggak sampai begini. Tapi memang biasanya setiap musim hujan sering banjir," bebernya.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat dalam beberapa hari ke depan.
"Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem karena akan berdampak bencana seperti banjir, longsor, genangan air, angin kencang dan pohon tumbang," beber Kepala BMKG Stasiun
Geofisika Bandung, Tony Agus Wijaya.
Pihaknya mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun ini akan dimulai pada akhir bulan Oktober atau minimal awal Nopember 2020.
"Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia. Dimana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang
hingga lebat dalam durasi singkat," ungkapnya. (OL-13)
Baca Juga: Erick Pastikan Harga Avigan Murah karena Diproduksi Sendiri
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved