Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, Rumah Sakit di provinsinya masih bisa menampung lonjakan pasien Covid-19. Menurutnya, kapasitas RS di Jabar, terisi 40% untuk penanganan Covid-19.
"Belum sampai 60, belum sampai 80 persen. Walaupun di dalamnya ada yang tinggi, ada yang rendah. Tapi rata rata diangka 40 persen,"ungkap Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu saat melantik tim pantau penanganan covid-19 di Kota Bogor, Selasa (15/9).
Emil mengakui di sejumlah wilayah di Jabar terjadi lonjakan kasus Covid-19, seperti di Kabupaten Bogor. Namun, ia memastikan kapasitas rumah sakit masih bisa menampung pasien Covid-19.
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dalam laporannya ke Gubernur Jabar menyebutkan dari seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Bogor, baru 30 persen yang terisi.
"Keadaan terkini dari pandemi covid, Kabupaten Bogor berada di zona orange, berdasarkan informasi dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana),"ungkapnya.
Iwan melaporkan di Kabupaten Bogor terdapat 29 RS yang 4 diantarannya merupakan RSUD. Jumlah kamar yang tersedia sebanyak 4.176 kamar. Dia mengungkapkan, Pada 10 September ada 1.315 pasien yang dirawat di RS karena positif mengidap Covid-19,
Baca juga : Tak Pakai Masker di Lembata, Siap-siap Disanksi Kerja Sosial
Selain 29 rumah sakit, Iwan menyebutkan bahwa Pemkab Bogor juga memiliki rumah sakit darurat khusus penanganan covid-19, yang berada di Kecamatan Kemang. Jumlah kamar yang tersedia di rumah sakit darurat khusus covid itu sebanyak 87 kamar dan terisi 48 kamar.
Iwan juga melaporkan rata rata per hari perkembangan kasus positif covid-19 di Kabupaten Bogor berlangsung dinamis Bahkan pernah menembus angka 45 kasus dalam satu hari. Namun demikian diimbangi dengan angka kesembuhan yang rerata mencapai 30 pasien.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bogor dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan Penandatangan Kerja Sama (PKS) tentang Sinergi Penanganan dan Perawatan pasien Covid-19 asal Kota Bogor. Penandatangan dilakukan Wali Kota Bogor Bima Arya dengan Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN, Shindu Setiatmoko di gedung PPSDM, Cigombong, Kabupaten Bogor.
Gedung yang memiliki 2 lantai berisi 23 kamar dengan 122 tempat tidur tersebut dijadikan Pusat Isolasi pasien Covid-19 yang berkategori ringan atau orang tanpa gejala (OTG), sedangkan yang bergejala tetap dirawat di RS rujukan.
Sementara itu disediakan juga ruangan bagi tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 20 kamar dengan jumlah 40 bed. Nantinya para pasien OTG dan tenaga kesehatan akan menggunakan APD lengkap, disediakan juga tempat olahraga dan berjemur serta ruang serbaguna. (OL-7)
Keterlibatan sekolah dan orang tua jadi elemen penting dalam membangun pemahaman anak terhadap kesehatan dan lingkungan medis secara positif.
Jasa Raharja telah mengoptimalkan sistem monitoring dan respons cepat yang terintegrasi secara daring dengan lebih dari 2.770 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Fokus kolaborasi ini adalah menggalakkan program pencegahan stunting bagi warga masyarakat di sekitar Pondok Gede, Kota Bekasi.
Integrasi fasilitas dan layanan ini dirancang untuk menghadirkan alur perawatan kanker yang lebih komprehensif dan efisien.
MULAI berfungsinya kembali beberapa rumah sakit di lokasi bencana banjir di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh merupakan kabar baik. Namun, peningkatan jumlah pasien akan meningkat.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pembersihan, perbaikan, dan pemulihan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terdampak bencana Sumatra.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved