Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
LONJAKAN kasus covid-19 di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, semakin hari kian memprihatinkan. Data dari Gugus Tugas Penangan Covid-19 Banyuwangi, Minggu (30/8) mencatat total kasus positif covid-19 di Banyuwangi sebanyak 771 orang.
Dari data tersebut, penambahan kasus terbanyak dari klaster Pondok Pesantren (Ponpes), yakni Ponpes Darussalam Blokagung, yang berada di wilayah Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.
Sehingga, sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 klaster pesantren, seluruh aktivitas pondok tersebut, dihentikan total dan dilakukan karantina massal.
Baca juga: Tanggap Darurat Covid-19 Berakhir, Hotel Sahid Ternate Buka Lagi
Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0825 Banyuwangi Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, saat meninjau pelaksanaan dapur umum bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Minggu (30/8), mengatakan, selama pelaksanaan karantina massal, akan dilakukan penjagaan ketat oleh 1 SSK tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP Pemkab Banyuwangi.
"Selama karantina di lingkungan pondok, tidak boleh ada yang keluar masuk kecuali petugas kesehatan dan logistik," kata Eko, Minggu (30/8).
Eko menambahkan, terkait kebutuhan pondok pesantren, baik makanan maupun kebutuhan lainya akan disediakan dapur umum yang didirikan Badan Penagulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi dan didukung Dinas Sosial kabupaten.
Setiap harinya, dapur umum tersebut memasak lebih dari 18 ribu kotak makanan yang didistribusikan untuk penghuni pondok pesantren.
Selain Tagana, warga setempat juga dilibatkan untuk membantu menyiapkan makanan.
"Untuk kebutuhan makan santri ada dapur umum. Bahan makanannya dari Pemkab Banyuwangi dan dimasak petugas dari Tagana dan BPBD Banyuwangi," kata Eko.
Dikatakan Eko, untuk menu dan penyajian makanan telah sesuai standar operasional procedure (SOP) kesehatan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Karenanya, ia berharap, semua pihak untuk saling menjaga kekompakan dan kesadaran dalam menangani penyebaran covid-19 di Banyuwangi.
"Dibutuhkan kesadaran semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini," tambahnya.
Sementara itu, Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kementerian Kesehatan Benget Saragih mengatakan, selama pelaksanaan karantina massal seluruh aktvitas pondok pesantren akan dihentikan sementara.
"Seluruh aktivitas berhenti. Salat berjemaah untuk sementara tidak boleh. Seluruh penghuni harus berada di dalam kamar," kata Benget.
Selain itu, lanjut Benget, menjelaskan selama proses karantina, penghuni harus tetap berada di dalam kamar. Mereka dipisah-pisah dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti harus selalu pakai masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan.
Hari ini juga dilakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh santri. Hasilnya digunakan untuk pemilahan sesuai status kesehatan masing-masing.
"Akan ada klastering santri untuk pemilahan. Ini semua untuk memutus mata rantai penyebaran virus," pungkas Benget. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved