Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PENANGGULANGAN demam berdarah akhirnya mendapatkan solusinya, yakni metode Wolbachia. Metode ini dilakukan dengan cara menyebar nyamuk
ber-Wolbachia ke sejumlah titik endemik DB.
“Nyamuk Wolbachia mampu menurunkan angka kejadian kasus DB di Kota Yogyakarta. Sudah terbukti, di lokasi langganan DB jumlah kasusnya turun setelah
disebar nyamuk Wolbachia,” aku Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi, kemarin.
Padahal, lanjutnya, di wilayah pembanding yang belum mendapat intervensi Wolbachia, angka kejadian demam berdarah belum menurun. Ke depan, penyebaran nyamuk
jenis itu akan diperluas.
Metode Wolbachia dikembangkan World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta. Para peneliti memasukkan bakteri Wolbachia ke tubuh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk pun tidak
lagi menularkan DB. (AT/N-2)
Virus dengue memiliki empat serotipe, artinya, seseorang bisa terinfeksi lebih dari sekali, dan infeksi yang berulang biasanya lebih berat
Sampai saat ini, demam berdarah dengue (DBD) masih kerap diselubungi mitos yang sering mengaburkan fakta.
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu penyakit berbahaya di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk
DATA Kemenkes mencatat, sampai dengan minggu ke-25 tahun 2025, Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah kasus DBD tertinggi di Indonesia yaitu 17.281 kasus
Hngga kini belum ada obat khusus untuk menyembuhkan DBD. Terapi yang diberikan hanya meredakan gejala, bukan membunuh virus.
Musim kemarau basah juga membuat ada peningkatan kasus DBD.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved