Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMANDAN Korem (Danrem) 143/Haluoleo Brigjen Jannie Aldrin Siahaan mengungkapkan hasil autopsi sementara kematian bintara pembina desa (Babinsa) Serda Rusdi yang ditemukan tergantung di pohon, Rabu (19/8).
"Hasil autopsi cuma mengatakan ada seorang lelaki yang profesinya dengan anggota TNI AD ditemukan meninggal. Kemudian akibat meninggalnya karena terhambat jalan pernapasan," kata Jannie di Kendari, Rabu (19/8) malam.
Baca juga: Cegah Covid-19, Kodam IX Udayana Tertibkan Penggunaan Masker
Ketika ditanya apakah korban yang ditemukan di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, itu adalah korban pembunuhan atau bunuh diri, Jannie hanya meminta menunggu hasil penyelidikan.
"Tunggu proses penyelidikan," kata dia di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.
Yang pasti, lanjut dia, kasus tersebut ditangani oleh Detasemen Polisi Militer (Den POM) Korem 143 Haluoleo. "Karena dia (Serda Rusdi) ini anggota tentara, POM yang menangani. Nanti apabila dia akan ternyata bersentuhan dengan yang lainnya, Polda yang akan (membantu penyelidikan)," jelas Danrem.
Baca juga: Jelang Belajar Tatap Muka, Guru SMA/SMK di Kota Sukabumi Swab Test
Sebelumnya, seorang anggota TNI AD ditemukan warga tergantung di pohon jambu mete di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Rabu (19/8).
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Audi yang hendak pergi ke kebunnya sekitar pukul 06.00 Wita. Di tengah perjalanan, dia menemukan seseorang mengenakan baju loreng seragam lengkap tergantung pohon. Saat ditemukan, tangan korban dalam posisi terikat ke belakang.
Audi langsung bergegas melaporkan hal tersebut ke warga sekitar untuk menghubungi pihak kepolisian. (Ant/X-15)
Pemprov Sulawesi Tenggara menyiapkan sebanyak 7.800 tiket angkutan laut gratis bagi masyarakat kepulauan guna mendukung kelancaran arus mudik.
KM Cahaya Intan Celebes GT 44 tenggelam di Perairan Poleang, Bombana, Sulawesi Tenggara akibat kebocoran dan gelombang tinggi.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di area parkir eks MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Kawasan Indonesia Timur, termasuk Cekungan Manui, memiliki banyak cekungan sedimen dengan potensi sistem petroleum aktif dan akumulasi hidrokarbon yang signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved