Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN mulai melanda sejumlah wilayah di kabupaten Brebes, Jawa Tengah.Tak sedikit petai cabai merah yang mengeluh karena hasil panennya berurang akibat tanaman cabai mereka yang juga mengering.
Seperti yang dialami Kholidin, 47, petani cabai di Desa Pagejugan,Kecamatan Brebes. Kholidin menuturkan kalau sebelum terjadi kekeringan lahaan tanaman cabai seluas 2.000 m2 bisa panen hingga 1 kwintal, saat ini jauh berkurang.
"Sekarang sekali panen cuma dapatnya dalam hitungan kilogram. Ya,paling banyak 10 kilogram sekali panen," ujar Kholidin yang ditemui sedang memanen cabai bersama istrinya, Minggu (9/8/).
Kholidin menyebut terpaksa memanen cabai bersama istrinya karena hasil panennya tidak bisa untuk membayar orang untuk memanen.
"Hasil panen cabainya kalua dijual hanya untuk ongkos yang maanen. Mending dipanen sendiri bersama istri," ucapnya.
Baca juga : Razia Masker Terus Dilanjutkan, Sanksi tetap Ditegakan
Tak hanya petani cabai, petrani bawang merah juga banyak yang mulai kesulitan mendapatkan air untuk menyiram tanaman bawang merah mereka. Tak sedikit petani yang terpaksa mengairi tanaman bawang mereka dengan menyedot air comberan nenggunakan diesel.
Seperti yang dilakukan Seorang petani bawang merah di Desa Gandasuli, Kecamatan Brebes, Mustofa, 53. Mustofa menuturkan dia dan petani lainnya sebenarbnya mengerti kalau air comberan tidak bagus buat menyiram tanaman bawang merah.
"Air comberan untuk menyiram tanamaan bawang merah jelas kurang sehat dan pertumbuhannya agak kerdil. Ada biaya tambahan untuk pengobatan karena menggunakan air comberan," ujar Mustofa.
Mustofa mengaku menyedot air comberan dengan menggunakan pompa air di sungai Sigeleng. Ia dan petani lainnya harus mengeluarkan biaya beli 3 liter BBM per hari untuk menyedot air itu.
"Jelas kalaupun panen nanti keuntungannyaa tipis karena harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli bahan bakar diesel," kata Mustofa. (OL-2)
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Sebuah truk kontainer pengangkut peti kemas, terguling di Jalan Pantura Utama ruas Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/01/26).
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Harga bawang merah di Brebes yang sebelumnya Rp25 ribu/kg, turun menjadi Rp20 ribu/kg. Sedangkan harga cabai yang semula Rp15 ribu turun menjadi Rp10 ribu.
Pulau Cemara merupakan sebuah tanah timbul di lepas pantai Pulau Jawa, yang terbentuk dari sedimentasi sungai yang menjadi sebuah pulau, kini dijadikan tempat wisata yang menarik.
Rute patroli dimulai dari Mapolres Brebes menuju jantung kota, menyisir tempat ibadah, Stasiun Brebes, terminal angkutan, hingga kantor perbankan.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved