Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu meminta agar Pelindo II Cabang Bengkulu, segera tuntaskan proses pengurusan persyaratan administrasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pulau Baai, Kota Bengkulu.
Pemprov Bengkulu meminta agar Pelindo II Cabang Bengkulu, segera tuntaskan proses pengurusan persyaratan administrasi KEK.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Bengkulu, Darpinudin di Bengkulu, mengatakan, Pelindo II Cabang Bengkulu, segera tuntaskan proses pengurusan persyaratan administrasi KEK di Pulau Baai, sehingga terhambat untuk dibahas didewan KEK nasional.
"Proses administrasi pengurusan persyaratan yang dibuat oleh Pelindo sudah berlangsung sekitar dua tahun hanya menyisikan dua item
persyaratan lagi hingga saat ini," katanya.
Dalam persyaratan administrasi KEK, lanjut dia, ada 17 item yang dipersyaratkan untuk administrasi KEK.
Sebanyak 15 item sudah dilengkapi dan tinggal menyisakan dua item persyaratan lagi tetapi dalam prosesnya ada perubahaan regulasi hingga akhirnya belum tuntas sampai hari ini.
Jika semua persyaratan sudah selesai, maka Pemprov Bengkulu, bersama Pelindo akan langsung dibawa ke Dewan KEK nasional. Saat ini, KEK di Pulau Baai, belum dapat dilakukan pembangunan untuk melaksanakan program dengan mengundang investor katena administrasi belum tuntas.
Sementara itu, General Manager Pelindo II Cabang Bengkulu, Silo Santoso mengatakan, saat ini untuk dokumen tersebut sedang disinkronkan persyaratan.
Persyaratan sudah terpenuhi tetapi ada perubahaan luasan dari usulan awal 410 hektare menjadi 130 hektare. "Luas awal yang diajukan 410 hektare tapi lahan yang ada hanya 130 hektare sehingga akan ada penyesuaian dari kantor pusat dari Pelindo Bengkulu," katanya.
Saat ini, kata dia, Pelindo Bengkulu, lagi sinkronkan kawasan tersebut semula 410 hektare sehingga 130 hektare yang bisa diakomodir.
Untuk itu, pada triwulan ke-III atau ke-IV pada 2020 ini semuanya beres sehingga Pemprov Bengkulu, sudah ada pembangunan dan investor sudah bisa berinvestasi. (OL-12)
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendapatkan sebanyak 1.172 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved