Jumat 31 Juli 2020, 11:53 WIB

PT di DIY Siapkan Kuliah Daring dan Luring Untuk Ajaran Baru

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
PT di DIY Siapkan Kuliah Daring dan Luring Untuk Ajaran Baru

ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Perguruan Tinggi di DIY akan memberlakukan daring dan luring untuk mahasiswa tahun ajaran baru

 

MENJELANG tahun ajaran baru, ratusan ribu mahasiswa dan calon mahasiswa baru akan masuk ke DIY. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Prof Didi Achjari menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan diri menjelang tahun ajaran baru pada masa pandemi Covid-19.

"Untuk pendaftaran, kita punya jogjaversitas.id yang akan memungkinkan proses pendaftaran mahasiswa baru dilakukan secara daring," kata dia, Kamis (31/7), usai rapat dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
 
Dengan cara ini, calon mahasiswa baru tidak perlu datang ke Yogyakarta  untuk proses pendaftaran mahasiswa baru. Ia menambahkan, masa orientasi bagi mahasiswa baru juga akan dilakukan secara daring. Pasalnya, aturan yang ada mengharuskan mereka melaksanakan perkuliahan secara daring.

"Kalau menurut aturan, kita masih akan memberlakukan dua metode tadi, daring dan luring, tergantung dengan jenis perkuliahannya," terang dia.

Beberapa kegiatan, seperti praktikum dan kegiatan lain yang tidak bisa dilakukan secara daring, dilakukan secara luring. Bentuk perkuliahan yang diambil didasari atas penerapan protokol kesehatan. Didi menambahkan, melihat aturan perkuliahan tersebut, mahasiswa luar DIY kemungkinan masih sedikit yang akan kembali ke DIY.

Saat ini, total kampus di bawah koordinasi LDIKTI Yogyakarta ada105 baik swasta maupun negeri. Total mahasiswa yang di bawah kendali Kopertis yaitu 300.000 mahasiswa, belum termasuk mahasiswa UGM. Besarnya jumlah mahasiswa akan menjadi dua sisi mata uang bagi DIY pada masa Pandemi Covid-19. Di satu sisi, keberadaan mahasiswa di DIY bisa membangkitkan ekonomi, tetapi di sisi lain juga bisa meningkatkan jumlah kasus covid-19.

Pihaknya pun akan menyampaikan ke kampus-kampus untuk menyiapkan hal-hal yang didibutuhkan di kampus guna mendukung protokol kesehatan apabila hendak melaksanakan perkuliahan secara luring. 

"Mampu atau tidak. Jangan memaksakan fasilitas jika tidak siap untuk perkuliahan secara luring," pesan Didi.

baca juga: Puluhan PTS di DIY Gelar Model Penerimaan Mahasiswa Baru Bersama

Pasalnya, masing-masing kampus memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menerapkan aturan protokol kesehatan di kampus. Selain itu, sumber daya manusia yang dimiliki masing-masing kampus juga berbeda. Ia pun berpesan, dosen-dosen, terutama yang usianya rentan terhadap risiko covid-19, tidak harus datang mengajar ke kampus. Mereka bisa melakukan perkuliahan secara daring. (OL-3)

Baca Juga

MI/Rendy Ferdiansyah

BPBD Babel: Rusaknya DAS Diduga Penyebab Banjir

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 23:25 WIB
RUSAKNYA Daerah Aliran Sungai (DAS) di Provinsi Bangka Belitung (Babel) karena aktifitas penambangan pasir timah secara ilegal, menjadi...
MI/Gabriel Langga

Pemkab Sikka Tambah 2 RS Swatsa untuk Rawat Pasien Covid-19

👤Gabriel Langga 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 22:45 WIB
Dua rumah sakit swasta yakni Rumah Sakit Santa Elisabeth Lela dan Rumah Sakit Santo Gabriel Kewapante yang sementara difungsikan jadi...
MI/FAHRULLAH

PPKM Efektif jika Masyarakat Disiplin

👤Budi Ernanto 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 22:44 WIB
Jumlah kasus korona baru masih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya