Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 90 haktare (ha) hutan lindung Egon Ilinmedo di Dusun Luah, Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur terbakar, Selasa (14/7) sekitar pukul 11.30 Wita.
Enam jam kemudian api dapat dipadamkan setelah 165 personel TNI, Polri, Kehutanan serta masyarakat turun di lokasi kejadian.
Kebakaran itu terjadi sekitar 11.30 Wita. Dan api berhasil dipadamkan 17. 30 Wita. Pemadaman dilakukan dengan menggunakan alat secara sederhana yaitu batang pohon, kain basah dan pembuatan sekat api sebagai penghalang meluasnya kebakaran," ujar Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, Selasa (14/7).
Sajimin mengungkapkan, pihaknya juga mengerahkan mobil water canon, namun kendaraan water cannon kita tidak bisa menuju ke lokasi kebakaran dikarenakan tidak ada jalan, sehingga pihaknya melakukan pemadaman api dengan secara manual saja.
Baca juga : 101.181 Jiwa di Gunung Kidul Diprediksi Terdampak Kekeringan
Dikatakan Kapolres Sikka untuk mencegah tidak terjadi kebakaran lagi, dirinya telah menempatkan 26 personel gabungan untuk melakukan patroli.
"Anggota kita tempatkan di sana untuk melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi membakar lahan. Selain itu anggota gabungan ini akan melakukan patroli di lokasi kebakaran," katanya.
Sementara itu, Staf UPH KPH Sikka Tartianus Albert menyebutkan, kawasan yang terbakar itu masuk dalam hutan lindung Egon Ilinmedo.
"Kebakaran di lokasi ini sangat cepat dikarenakan lokasi itu dipenuhi dengan rumput kering. Dimana titik api menyebar sangat cepat karena angin kencang. Beruntung sekali api ini berhasil dipadamkan oleh TNI-POLRI dan Polisi Hutan," pungkasnya. (OL-2)
Tim gabungan Polda Kalbar, BPBD Kubu Raya, dan pemadam swasta memadamkan karhutla seluas empat hektare yang berlangsung lima hari di radius 1–2 kilometer dari Bandara Supadio.
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved