Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

30 Persen Positif Covid-19 dari Klaster Pasar Tradisional

M Yakub
14/7/2020 18:48
30 Persen Positif Covid-19 dari Klaster Pasar Tradisional
Pedagang melayani pembeli di Pasar Tradisional Cipete, Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.(MI/BARY FATAHILAH )

Pemerintah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meminta masyarakat tetap mematuhi protokoler kesehatan selama beraktivitas di pasar. Permintaan itu berdasar dari 30 persen pasien korona di Kabupaten Tuban berasal dari klaster pasar tradisional.

Wakil Bupati Tuban (Wabup) Noor Nahar Hussein, saat  mengukuhkan Desa Tangguh Bencana (destana) di Desa Sugiharjo, Kecamatan Kota Tuban. Selasa, (14/7) siang menyampaikan, di Desa Sugiharjo, terutama pasarnya agar tidak menjadi klaster baru penyebaran covid-19 tersebar di kecamatan Tuban.

"Saat ini klaster penyebaran covid-19 di Tuban paling banyak dari pasar di Kecamatan Palang, jadi jangan sampai pasar desa Sugiharjo menjadi klaster juga," harapnya.

Ia juga mengatakan penyebaran virus korona saat ini berlangsung sangat cepat dan mudah ditularkan terutama melalui orang tanpa gejala (OTG). Warga yang rentan terjangkit rata- rata usianya masih muda, dan tidak terjadi gejala pada dirinya.Namun, bisa menularkan virus ke orang lain terutama ke yang berusia rentan dan memiliki riwayat penyakit.

"Orang yang terpapar virus covid-19 tidak bisa terlihat dengan kasat mata jadi kita harus terus waspada," ungkapnya.

Bagi warga yang beraktivitas di pasar, lanjut dia, harus terus menerapkan protokol kesehatan. "Maka kita harus bergotong royong dan memaksimalkan upaya pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran virus," jelasnya.

Wabup meminta semua masyarakat untuk lebih menjaga dirinya terutama wajib memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

"Temuan dari lembaga kesehatan dunia (WHO) menemukan penelitian bahwa covid-19 yang ukurannya sangat kecil bisa melayang diudara selama kurang lebih 4 jam, maka kita wajib memakai masker, terutama di tempat yang tertutup, maka kalau kita di rumah buka semua jendelanya," pungkasnya. (OL-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya