Jumat 10 Juli 2020, 06:00 WIB

Limbah masih Mengalir di Bengawan Solo

(HT/N-2) | Nusantara
Limbah masih Mengalir di Bengawan Solo

haryanto mega
Dalam rapat tertutup para pengusaha pembuang limbah Bengawan Solo Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Pangdam IV /Diponegoro

 

SUDAH enam bulan peringatan dilontarkan Ganjar Pranowo. Ia minta semua perusahaan di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo memperbaiki pengelolaan limbahnya.

Gubernur Jawa Tengah itu memberi tenggang 12 bulan untuk perbaikan. Jika tidak, ia akan membawa pelanggaran itu ke ranah hukum.

Namun, sampai kemarin, ternyata limbah masih dibuang langsung ke sungai. "Sampai hari ini masih terjadi pencemaran meski tidak separah tahun lalu," kata Gubernur Jawa Tengah geram.

Kemarin, ia mengumpulkan anak buahnya dan beberapa pengusaha yang bertanggung jawab atas nasib sungai itu. Mereka melaporkan ada beberapa perusahaan yang masih nekat mengabaikan peringatan keras sang gubernur.

"Beberapa komunitas dan usaha kecil, seperti pabrik ciu, peternakan babi, dan tekstil sudah memperbaiki diri. Ada perusahaan yang mengaku membuang limbah karena mesin pengolahnya rusak," tambah Ganjar. (HT/N-2)

Baca Juga

Dispen TNI AD

KSAD Tinjau TNI AD Manunggal Air di Kupang

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 19 Mei 2022, 23:18 WIB
Peninjauan TNI AD Manunggal Air merupakan salah satu rangkaian kunjungan kerja KSAD ke wilayah Kodam IX/Udayana,...
dok.Ist

Masyarakat di NTT Deklarasi Dukung Ganjar Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 23:12 WIB
RATUSAN masyarakat yang tergabung dalam Desa untuk Ganjar Nusa Tenggara Timur (Des Ganjar NTT) mendeklarasikan dukungan terhadap bagi...
DOK/RELAWAN RIDWAN KAMIL

Idamkan Pertanian Maju, Milenial Pontianak Dukung Ridwan Kamil

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 19 Mei 2022, 22:00 WIB
Dukungan untuk Ridwan Kamil datang dari Pontianak. Pemuda Pontianak menginginkan pertanian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya