Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, belum menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD). Padahal, pada semester pertama tahun ini, jumlah kasus maupun kematian akibat DBD relatif cukup banyak.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Rostiani Dewi, menuturkan kasus DBD sejak memasuki awal tahun hingga akhir Juni memang cukup merebak. Selain karena faktor iklim, perilaku masyarakat juga berkontribusi cukup besar terhadap merebaknya penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.
"Selain kondisi iklim, pengaruh perilaku masyarakat juga berperan (terhadap merebaknya DBD). Tapi sampai sekarang kita belum menetapkan KLB," terang Dewi kepada mediaindonesia.com, Selasa (30/6).
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan setempat, selama Januari-Juni terjadi sebanyak 477 kasus DBD dengan jumlah kematian sebanyak 5 kasus. Rinciannya, pada Januari terdapat sebanyak 85 kasus, pada Februari sebanyak 91 kasus
dan kematian 1 kasus, pada Maret sebanyak 129 kasus dengan jumlah kematian 1 kasus, pada April sebanyak 61 kasus dengan jumlah kematian 2 kasus, pada Mei ada 66 kasus dengan jumlah kematian 1 kasus, dan pada Juni ada 45 kasus.
"Pada Maret jumlah kasusnya memang melonjak. Kalau kematian yang banyak terjadi pada April sebanyak 2 kasus," ungkapnya.
Baca Juga: DBD Efektif Diatasi Dengan Pola Hidup Sehat
Dewi mengaku berbagai upaya dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya DBD. Hal paling utama yakni melaksanakan 3 M Plus yakni mengubur benda-benda yang bisa menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk aedes aegypti, menguras bak mandi secara rutin, serta menutup tempat-tempat penampungan air. "Termasuk melaksanakan program pemberantasan sarang nyamuk," tegasnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menambahkan tren kasus DBD setiap bulannya cenderung berfluktuasi. Peralihan musim dari kemarau ke hujan,
sebut Yusman, diakuinya cukup rentan berpotensi terjadinya DBD.
Yusman mengaku Dinkes Kabupaten Cianjur sudah mengeluarkan surat edaran ke semua puskemas agar masyarakat menggiatkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui program 3M Plus.
"PSN dan 3M Plus yakni menguras, menutup, dan mengubur ini merupakan upaya preventif. Plusnya memanfaatkan barang tidak terpakai, menanam tumbuhan pengusir nyamuk, dan memberikan larvasida," beber Yusman.
Di kalangan masyarakat sendiri masih terbentuk stigma bahwa penanganan DBD dilakukan dengan cara fogging. Namun, kata Yusman, fogging sifatnya kuratif bukan preventif. "Jadi, fogging tidak terlalu efektif," tandasnya. (OL-13)
Baca Juga: Kasus DBD Melonjak, Kemenkes Sebut Belum Ada Penanganan ...
Seorang WNI terinfeksi DBD di Taiwan. Otoritas Kaohsiung langsung lakukan langkah darurat dan pelacakan epidemiologis.
SEPANJANG periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 44 warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, positif terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya petugas kesehatan dan beberapa puskesmas harus terlibat menggerakan masyarakat supaya lingkungan bersih.
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Dinas Kesehatan Garut masih melakukan edukasi kepada masyarakat supaya kasus DBD dapat ditekan dan menceggah ada korban jiwa.
Dari 800-an lokal, sebanyak 300 harus dibangun ruang kelas baru. Rata-rata berada di wilayah utara.
Tahun ini penerimaan pajak reklame ditargetkan sebesar Rp3,4 miliar. Hingga Triwulan I, realisasi penerimaannya sudah mencapai Rp1,5 miliar.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dengan anggaran sebesar itu, tingkat kemantapan jalan ditargetkan bisa meningkat hingga 82%.
Terjadi tanah longsor di 17 titik yang kemungkinan bertambah, terputusnya jalan penghubung antara Kampung Hegarwangi dan Kampung Tipar di Kampung Datar Jeruk.
RUMAH di Kampung pasekon RT 03/17 Desa/Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kebakaran pada Sabtu (28/3). Kobaran api yang diduga berasal dari ledakan tabung gas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved