Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
DAERAH di pantura Jawa Tengah mulai mewaspadai serangan demam berdarah dengue (DBD). Ratusan warga sudah telah menjadi korban serangan nyamuk Aedes Aegypti dan diantaranya meninggal dunia.
Pantauan Media Indonesia pada Minggu (28/6) di tengah pandemi Covid-19, ratusan warga mulai berjatuhan di beberapa daerah di pantura Jawa Tengah akibat serangan nyamuk Aedes Aegypti. Pasien demam berdarah dengue (DBD) hingga kini masih dirawat di rumah sakit beberapa daerah seperti Blora, Jepara, Semarang dan Pekalongan.
Baca juga: Aparat Tutup Tambang di Kawasan Ibu Kota Baru
Daerah tersebut mulai mewaspadai munculnya gelombang serangan DBD yang lebih besar mengingat korban meninggal akibat gigitan nyamuk tersebut telah mulai berjatuhan, bahkan kondisi cuaca saat ini memberikan ruang kembang biaknya nyamuk tersebut.
"Selama Mei-Juni ada 78 pasien DBD yang dirawat di RSUD Kajen Pekalongan yakni 51 orang dewasa dan 27 anak-anak," kata Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medis RSUD Kajen Imam Prasetyo.
Meskipun jumlah korban DBD lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, demikian Imam, namun penyebaran kasus diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti cukup merata di Kecamatan Kajen, Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Kesesi.
"Sampai kini di sini belum ada korban meninggal akibat DBD," imbuhnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam mengingatkan meskipun saat ini perhatian masih difokuskan pada Covid-19, namun kewaspadaan tinggi tetap dilakukan untuk DBD, karena kasus tersebut juga cukup tinggi.
Berdasarkan data yang ada, lanjut Abdul Hakam, kasus DBD di Kota Semarang telah mencapai 214 orang, sehingga seluruh tenaga medis baik di rumah sakit, puskesmas maupun klinik juga harus mewaspadai serta warga tetap menjaga lingkungan agar tidak menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk itu.
Hal serupa juga diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Blora Lilik Hernanto, bahkan di daerah ujung timur Jawa Tengah ini sudah menimpa 88 warga dan dua orang meninggal dunia.
"Ini butuh perhatian serius, angka DBD bahlan lebih besar dari Covid-19 di daerah ini sebanyak 48 orang dan sama-sama mematikan," tambahnya.
Di Kabupaten Blora ini, ujar Lilik Hernanto, beberapa wikayah menjadi
konsentrasi serangan DBD yakni Kecamatan Blora, Cepu dan Kunduran, sehingga warga di wilayah tersebut harus tetap mewaspadai dan melakukan pemberantasan jentik nyamuk untuk menekan kembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti.
Demikian juga diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jepara, Fakhrudin, bahwa serangan DBD akibat nyamuk Aedes Aegypti di daerah ini cukup besar dan tercatat korban mencapai 157 orang selama Januari-Juni.
"Di daerah ini juga ada satu korban meninggal dengan wilayah tertinggi kasus DBD yakni Kecamatan Kedung 38 kasus, Tahunan 24 kasus, Jepara Kota 13 kasus dan Pecangaan 13 kasus," kata Fakhrudin. (OL-6)
(Akhmad Safuan/AS)
Cuaca ekstrem di 24 wilayah Jawa Tengah, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang 1,25–2,5 meter di perairan utara-selatan. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi.
Tragedi pembacokan terjadi di Jalan Gaharu Raya, Banyumanik, Semarang. Seorang penjaga toko buah nekat membacok 3 temannya di dalam rumah. Simak kronologinya!
Amat menyebut, pelaku diduga hanya satu orang dan tidak turun dari sepeda motor. Ciri-ciri pelaku memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dengan postur tubuh sedang.
Mabes Polri membeberkan skema pembiayaan 1.179 SPPG dari koperasi, bank Himbara, hingga YKB. Pembangunan dapur MBG juga direncanakan menjangkau wilayah 3T.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menegaskan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 2026 dan akan memberikan diskon PKB sebesar 5%.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved