Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS perekonomian di sejumlah daerah mulai menggeliat dengan mulai beroperasinya sejumlah sektor. Industri, transportasi, dan pariwisata perlahan aktif kembali dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.
Sejumlah perusahaan di Kota Cirebon, Jawa Barat, kini telah memanggil karyawan yang sebelumnya dirumahkan. Mereka akan dipekerjakan kembali seiring diterapkannya adaptasi kebiasaan baru (AKB) di ‘Kota Udang’ itu.
“Ada satu perusahaan yang sudah memanggil sekitar 50% karyawannya yang dirumahkan untuk bekerja lagi,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, kemarin.
Ia menjelaskan, akibat pandemi virus korona baru, total karyawan yang dirumahkan oleh sejumlah perusahaan di Kota Cirebon sebanyak 1.528 orang. Dari jumlah itu, yang telah dipanggil untuk bekerja kembali mencapai 40%.
Perusahaan-perusahaan yang segera mempekerjakan kembali para karyawan yang dirumahkan, antara lain perhotelan, restoran, mal, retail, dan sejumlah industri besar.
Mulai menggeliatnya perekonomian juga terlihat dari jumlah penumpang transportasi umum light rail transit (LRT) di Kota Palembang, Sumatra Selatan, yang kini mencapai 800 penumpang per hari.
Terminal Indihiang di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, juga telah beroperasi kembali sejak 8 Juni lalu. Sejumlah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) mulai mengangkut penumpang dari terminal itu kendati jumlahnya masih sedikit.
Demikian halnya dengan Taman Satwa Taru Jurug di Solo, Jawa Tengah, hari ini dijadwalkan buka kembali setelah ditutup sejak 23 Maret lalu. Sebelum dibuka kembali untuk umum, lingkungan kebun binatang itu kemarin disemprot menggunakan disinfektan sekaligus melakukan geladi bersih penerimaan pengunjung dengan protokol kesehatan. (WJ/UL/DW/AD/N-1)
Aksi bersih-bersih pantai ini dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama organisasi kemasyarakatan dan pelajar
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
PESISIR Kota Cirebon kembali dipenuhi tumpukan sampah. Kesadaran bersama diminta untuk bisa mengatasi permasalahan sampah. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang pesisir pantai.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Perlancar aliran air saat hujan deras turun, pemasangan jaring penahan sampah dilakukan di Kota Cirebon.
Pada 2025 lalu, pemkot sudah melakukan normalisasi di 14 sungai dengan total panjang sekitar 9 km.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved