Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kalsel Lima Besar Kasus Covid-19

Denny Susanto
15/6/2020 11:41
Kalsel Lima Besar Kasus Covid-19
Petugas kesehatan melakukan rapid test covid-19(MI/Ramdani)

PROVINSI Kalimantan Selatan saat ini menempati posisi ke lima terbanyak jumlah kasus positif virus korona di Indonesia dan terbanyak di Pulau Kalimantan. Saat ini jumlah kasus positif virus korona di Kalsel sudah mencapai 1.887 kasus dengan 128 orang di antaranya meninggal dunia. Hingga Senin (15/6) siang berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel mencapai 1.887 pasien. Jumlah ini bertambah 70 orang dari hari sebelumnya. Rinciannya ada sebanyak 1.526 pasien kini dirawat di berbagai rumah sakit sejumlah daerah serta karantina khusus.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim mengatakan total pasien yang berhasil sembuh berjumlah 233 orang. 

"Ada penambahan jumlah pasien sembuh sebanyak 31 orang dari hari sebelumnya dan tercatat ada penambahan sembilan orang meninggal dunia menjadi 128 orang," tuturnya.
 
Terus bertambahnya jumlah kasus positif virus korona ini menempatkan Kalsel pada urutan kelima terbanyak kasus positif virus korona di tanah air dan tertinggi di Pulau Kalimantan. 

Pada bagian lain Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel telah menyelesaikan kegiatan monitoring dan evaluasi penanganan covid -19 di tiga kabupaten meliputi Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru. Tim yang dipimpin Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Abdul Haris Makkie ini sekaligus memberikan bantuan peralatan kesehatan bagi tim gugus tugas kabupaten.

baca juga: 64 Petugas Diisolasi, RSUD Ciamis Tetap Beroperasi

"Selain Kota Banjarmasin, tiga kabupaten ini merupakan zona merah dan tertinggi penyebaran covid di Kalsel," ujarnya. 

Pemprov Kalsel menargetkan pandemi virus korona dapat dikendalikan pada Agustus mendatang. Sementara informasi dihimpun menyebut Direktur Rumah Sakit Haji Badarudin Kasim Maburai Kabupaten Tabalong dinyatakan positif terjangkit covid -19. Pemkab Tabalong harus merapid test sedikitnya 600 orang tenaga medis dan karyawan rumah sakit tersebut. Rapid test massal, juga dilakukan terhadap 700 orang pegawai di lingkungan Pemko Banjarmasin. (OL-3)


 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya