Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Dana Covid-19 Disiapkan sampai Juli

(BY/SS/FB/YH/N-2)
12/6/2020 05:10
Dana Covid-19 Disiapkan sampai Juli
Sekretaris gugus tugas covid 19 jawa barat daud achmad(MI/anggoro)

JULI akan menjadi masa penentu bagi sejumlah daerah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat, misalnya, menyiapkan dana penanganan covid-19 sebesar Rp6,3 triliun.

"Dana itu digunakan untuk berbagai bentuk penanganan hingga Juli. Selain kesehatan, anggaran juga digunakan untuk sektor ekonomi dan bantuan sosial," Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad.

Untuk bantuan sosial, dana digulirkan untuk membantu 1,6 juta kepala keluarga selama 4 bulan, sejak Maret hingga Juni. Setiap keluarga mendapat bantuan sembako dan uang tunai dengan total Rp500 ribu.

"Kami berharap pada Juli, saat kenormalan baru diterapkan, roda perekonomian sudah berputar lagi. Warga tidak membutuhkan suntikan kas daerah lagi," tandas Daud, yang juga Asisten Daerah Bidang Perekonomian Jawa Barat itu.

Dia menambahkan realokasi APBD 2020 sudah disalurkan untuk sektor kesehatan, penanganan ekonomi, dan bantuan sosial. "Untuk penambahan penanganan dampak ekonomi 1,50%, kesehatan 6,26%, dan tambahan jaring pengaman sosial

9,63%."

Di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, penanganan covid-19 sudah menelan anggaran Rp63 miliar lebih. Dana itu juga digunakan untuk penerapan pembatasan sosial berskala besar pada 4-14 Juni. "Kami berharap dana sebesar itu sudah bisa digunakan untuk berbagai upaya memutus rantai penyebaran korona. Semoga masyarakat mendukung dengan mematuhi protokol kesehatan,"

Ketua Harian Gugus Tugas, Panahatan Sinaga. Mei lalu, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga sudah menggelontorkan dana penanganan covid-19 untuk delapan satuan organisasi perangkat daerah. Total dana mencapai Rp56,4 miliar. Setelah menggulirkan dana penanganan sebesar Rp14 miliar, Pemkab Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, memastikan akan menambah anggaran jika tidak cukup.

"Kita siap karena tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir," ungkap Sekretaris Daerah, Paulus Igo Geroda. Demi keamanan dana covid-19, Pemkab Agam, Sumatra Barat, meminta pendampingan dari kejaksaan negeri. "Untuk penanganan masa pandemi, kami memanfaatkan dana tiga terduga. Kami butuh pendampingan karena situasi ini tidak normal dan banyak regulasi yang harus kami taati," kata Sekda Agam Martias Wanto.

Saat ini, sambung dia, masyarakat menginginkan tindakan cepat dalam penanggulangan dampak pandemi. "Namun, jangan sampai juga kami nanti yang terpapar masalah hukum." (BY/SS/FB/YH/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya