Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Diduga Mengandung Bakteri 4 Kwintal Telur Infertil Disita

Adi Kristiadi
11/6/2020 14:15
Diduga Mengandung Bakteri 4 Kwintal Telur Infertil Disita
Telur infertil di Pasar Cikurubuk, disita Satgas Pangan Polres Tasikmalaya karena diduga mengandung bakteri(MI/Kristiadi)

SATUAN Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota menyita 4 kwintal telur infertil di salah satu pedagang berinisial HS, 50, warga Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Penjualan telur tersebut, sudah dilakukan sejak bulan ramadan.

HS, pedagang di Pasar Cikurubuk ini mengaku telur infertil tersebut berasal dari Lampung, yang dijualnya sejak ramadan 1441 Hijriah. Harga yang dijual miring mulai dari Rp15 ribu, Rp16 ribu dan Rp19 ribu per kilogramnya. Harga telur yang dijual oleh para pedagang lain harganya normal sebesar Rp21 ribu sampai Rp22 ribu per kilogram.

Kepala Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusup Ruhiman mengatakan, pihaknya menyita empat kwintal telur infertil dari pedagang di Psar Cikurubuk. Karena, telur yang beredar tersebut diduga memiliki kandungan bakteri. Untuk itu barang buktinya tersebut akan diteliti melalui uji labolatorium memastikan kandungan berbahaya.

"Satuan tugas pangan Kota Tasikmalaya melakukan inspeksi mendadak dan menyita 4 kwintal telur infertil yang dijual di Pasar Cikurubuk. Sesuai surat jalan, telur tersebut dari Lampung. Semuanya tidak layak untuk dimakan mengingat kondisinya membusuk," kata AKP Yusupnya, Kamis (11/6).

Yusuf mengakan, satgas pangan sebelumnya telah melakukan sidak berkaitan dengan telur infertil yang masih beredar luas tapi sebagian telah terjual namun sisanya masih 4 kwintal tersimpan di dalam kendaraan miliknya. Atas temuan tersebut, mereka langsung menyita dari pedagang agar tidak dijualbelikan kembali apalagi kondisinya busuk dan tak layak untuk dimakan.

"Kami masih terus melakukan pemeriksaan berkaitan dengan telur tersebut meski selama ini bersangkutan bukan distributor akan tetapi sebagai pedagang. Saya juga meminta supaya warga harus bijak saat membeli telur karena selama ini dipastikan masih ada pembeli lain yang tetap menjualnya dengan harga murah," ujarnya. (OL-13)

Baca Juga: Kasus Covid-19 Naik, Pertanda Pemerintah Lebih Aktif Cari Sumber



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya