Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK INDONESIA Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta, pada bulan Mei 2020 ini inflasi di DIY mencapai 0,22% (mtm). Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Hilman Tisnawan, mengatakan dengan realisasi tersebut, laju inflasi DIY secara akumulatif sampai dengan Mei 2020 tercatat 0,72% (ytd) atau secara tahunan sebesar 2,09% (yoy).
"Inflasi bulanan DIY merupakan yang tertinggi di Jawa," kata Hilman, Kamis (4/6)
Walaupun demikian capaian inflasi tahunan DIY sedikit lebih rendah dibanding inflasi nasional, 2,19% (yoy). Namun masih berada pada batas bawah sasaran yang ditetapkan, yakni 3,0 hingga plus minus 1% (yoy). Tekanan inflasi DIY maupun nasional pada Mei 2020 disebabkan oleh inflasi kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices). Inflasi inti (core inflation) relatif stabil, sementara kelompok harga pangan bergejolak (volatile food) masih mengalami deflasi.
Inflasi administered prices mengalami peningkatan seiring aktivitas ekonomi yang mulai berjalan. Tarif angkutan udara pada Mei 2020 mengalami inflasi 15,6% (mtm), setelah dalam 4 bulan terakhir telah turun 19,9% (ytd).
Menurut dia, dengan dibukanya kembali aktivitas bandara pada Mei 2020 diiringi dengan pembatasan jumlah kursi penerbangan sebesar 50% menyebabkan maskapai mulai meningkatkan tarif angkutan udara, untuk mengkompensasi kerugian akibat penurunan jumlah kursi.
"Sementara itu inflasi inti cenderung stabil," jelas Hilman.
Dikatakan, sentimen inflasi kelompok inti berasal dari tarif sewa rumah yang meningkat 0,35% (mtm). Peningkatan tersebut bersifat siklikal, yang umumnya terjadi pada pertengahan dan awal tahun. Di sisi lain, deflasi kelompok inti utamanya disumbang oleh komoditas gula pasir yang turun 3,30% (mtm). Berdasarkan PIHPS harga gula pasir sudah mulai bergerak menurun walaupun tercatat masih tinggi di level Rp15.500/kg di akhir Mei 2020.
Realisasi impor gula pasir telah masuk ke Indonesia sejak April 2020, sehingga TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) mampu melakukan operasi pasar maupun memasuk stok untuk stabilitas harga. "Diperkirakan pada Juni 2020 telah memasuki musim giling tebu, sehingga harga gula pasir akan cenderung menurun pada beberapa bulan kedepan," ujarnya.
baca juga: Cegah Penduduk Miskin Bertambah, Ekonomi Harus Berputar Kembali
Hilman Tisnawan lebih lanjut mengungkapkan, pasokan yang melimpah pada beberapa komoditas pangan utama menyebabkan deflasi kelompok volatile food seperti bawang putih, cabai yang harganya turun. Dalam kondisi ini, perlu diwaspadai dampak Covid-19 yang telah menyebabkan penurunan penyerapan komoditas pokok di DIY. Deflasi pangan telah terjadi 3 bulan berturut-turut. Hal ini menyebabkan kerentanan bagi produsen dalam menjaga daya jualnya. Untuk itu upaya pemerintah untuk menggerakkan ekonomi saat ini perlu didukung, dengan tetap memastikan protokol kesehatan menjadi prioritas utama. (OL-3)
Harga ikan laut di pasar Kota Palu, Sulawesi Tengah, terus merangkak naik sejak dua pekan terakhir. Harga ikan cakalang, misalnya, kini mencapai Rp60 ribu per dari Rp30 ribu per kg.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
Harga cabai merah di Sumatra Utara diproyeksikan bakal merangkak naik pada pekan depan.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
BANK Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9%–5,7%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi 2025 yang berada pada rentang 4,7%–5,5%.
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved