Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
TERUS melonjaknya angka penderita positif virus korona mengharuskan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalimantan Selatan melakukan upaya penanganan pandemi lebih masif di lapangan. Selain pengobatan gugus tugas juga menyiapkan ratusan kantong mayat dan lahan pemakaman khusus bagi korban covid-19.
Saat ini gugus tugas covid-19 Kalsel telah menyiapkan sedikitnya 500 kantong mayat dan 200 peti mati tambahan bagi korban virus korona yang akan dimakamkan sesuai protokol kesehatan. Bahkan juga disiapkan lahan pemakaman khusus seluas dua hektar di wilayah Kota Banjarbaru.
"Karena berbagai keterbatasan baik petugas maupun peralatan kesehatan,upaya penanganan pandemi kita kalah cepat dengan penyebaran virus. Banyak kasus positif yang terdeteksi sudah dalam kondisi parah, sehingga tingkat kesembuhannya pun kecil," tutur Wakil Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, Rabu (27/5).
Namun demikian pihaknya menargetkan dapat mendeteksi atau mendata kasus-kasus positif maupun OTG di seluruh wilayah Kalsel melalui kegiatan surveilans (tracking dan tracing) yang masif.
"Mei-Juni kita lakukan surveilans lebih masif ke seluruh wilayah. Kita juga terus menambah fasilitas dan peralatan kesehatan terkait penanganan virus korona sehingga pada Agustus pandemi virus korona sudah dapat diatasi," ujar Hanif optimistis.
Saat ini masih ada sekitar 1.500 sampel uji swap yang belum keluar hasilnya. Sehingga saat hasil swap keluar nantinya diprediksi jumlah kasus positif virus korona akan melonjak drastis.
"Semakin cepat kita mengetahui angka pasti penderita covid maka akan semakin terukur upaya mengatasi pandemi ini," tambahnya.
Sementara Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Abdul Haris Makkie menyebut sikap optimistis ini dikatakan perlu ditunjukkan agar masyarakat percaya bahwa pandemi ini akan berakhir dan kerja keras yang dilakukan semua pihak tidak menjadi sia-sia. Sampai Rabu (27/5) siang tercatat jumlah kasus positif virus korona di Kalsel sudah mencapai 630 kasus. Sebanyak 88 orang sembuh dan 67 orang meninggal dunia. Sebanyak 403 orang kini sedang dirawat di berbagai rumah sakit rujukan serta karantina khusus.
baca juga: Pemprov Maluku Utara Perpanjang Masa Tanggap Darurat Tiga Bulan
Jumlah kasus positif virus korona terbanyak berasal dari Kota Banjarmasin yaitu 232 kasus, kemudian Kabupaten Tanah Bumbu 123 kasus, Kabupaten Barito Kuala 63 kasus dan Kabupaten Tanah Laut 58 kasus. (OL-3)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved