Rabu 27 Mei 2020, 12:10 WIB

Jual LPG 3 Kg Diatas HET, Pengecer Harus Dapat Sanksi

Dwi Apriani | Nusantara
Jual LPG 3 Kg Diatas HET, Pengecer Harus Dapat Sanksi

MI/Dwi Apriani
Disperindag Musi Banyuasin melakukan sidak ke pangkalan-pangkalan penjualan gas elpiji, Rabu (27/5/2020)

 

MULAI langkanya penjualan gas 3 kilogram di Kabupaten Musi Banyuasin membuat sejumlah warga kebingungan. Terlebih saat ini masyarakat sedang menghadapi pandemi covid-19. Saat ini banyak penjual gas 3 kg menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). Hal ini membuat berang Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Muba.

Mendapatkan informasi tersebut, Disdagperin yang dipimpin langsung Plt Kadisdagperin Azizah bersama Tim, Rabu (27/5) melakukan sidak ke pangkalan-pangkalan penjualan gas.

"Atas kejadian tersebut kami berkoordinasi dengan Tim Satgas Polres Muba untuk melakukan sidak dan mengupayakan tindakan tegas dengan memberikan rekomendasi kepada agen dan PT Pertamina melalui Dinas Pertambangan Provinsi Sumatra Selatan, agar memberikan sanksi tegas kepada agen/pangkalan yang nakal misalnya dengan pencabutan izin atau tidak diberikan perpanjangan izin," tegas Azizah.

Dari hasil pantauan langsung di lapangan juga diperoleh informasi yang sama bahwa pasokan dari pangkalan sangat terbatas dan kurang lancar. 

"Pada tingkatan pengecer harga terpantau antara Rp25.000 hingga Rp28.000," bebernya.

Ia menerangkan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Agen resmi untuk memperoleh akses informasi lokasi dan dokumen izin resmi pangkalan gas LPG 3 kg sehingga mempermudah pengawasan. 

"Kami juga menghimbau kepada pangkalan dan pengecer agar tidak menjual Gas LPG 3 kg di atas HET dan aturan yang berlaku," ungkapnya.

Hasil pantauan di lapangan, pada Agen resmi distributor Gas LPG 3 kg di jalan lingkar Randik Sekayu atas nama PT Dratama Mulia Abadi diperoleh informasi bahwa pasokan mingguan untuk wilayah Sekayu dan sekitarnya sebanyak 5.600 tabung yang disebar kepada 10 pangkalan.

Setiap pasokan datang, menurut perwakilan PT Dratama Mulia Abadi Yusrim, tabung gas subsidi 3 kg langsung didistribusikan ke masing-masing pangkalan dengan jumlah yang sama yaitu 560 tabung per pangkalan.

"Harga dipatok sesuai HET yaitu Rp18.000 per tabung. Harga tersebut sudah termasuk biaya angkut sebesar Rp2000," terangnya.

baca juga: Pertamina Sumbagsel Sediakan 15 Ribu Pangkalan Resmi LPG 3 Kg

Saat ditanya mengenai kelangkaah tabung gas 3 kg, dijelaskan oleh Yusri, memang untuk saat bulan puasa sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri, tingkat permintaan di tiap pangkalan meningkat sedangkan pasokan dari Pertamina tidak ada penambahan.

"Sudah sejak 2 minggu lalu pasokan dari Agen tersendat dan jumlahnya terbatas, sedangkan permintaan masyarakat meningkat cukup signifikan," pungkasnya. (OL-3)
 

Baca Juga

dok.pribadi

Masalah Internet Bisa Bikin PON di Papua Ambyar

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 07 Mei 2021, 20:51 WIB
AKSES internet di Papua, terutama di dua kota utama yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura serta beberapa daerah sekitarnya sampai saat...
Antara

Pelaku Usaha Wisata di Bandung Barat Sekarat

👤Depi Gunawan 🕔Jumat 07 Mei 2021, 20:39 WIB
PEMILIK usaha pariwisata dimohon agar kegiatan kunjungan wisata ditutup sementara mulai tanggal 7-14 Mei 2021. Permohonan Pemkab Bandung...
MI/Arnoldus Dhae

Pemilu 2024, NasDem Targetkan Raih Empat Kursi DPR dari NTT

👤Palce Amalo 🕔Jumat 07 Mei 2021, 19:11 WIB
PARTAI NasDem membidik empat kursi DPR RI dari daerah pemilihan 1 dan 2 Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pemilu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya