Minggu 24 Mei 2020, 15:59 WIB

Dua Pedagang Positif Covid-19, Pasar Antri Cimahi Ditutup

Depi Gunawan | Nusantara
Dua Pedagang Positif Covid-19, Pasar Antri Cimahi Ditutup

MI/Depi G
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Pasar Antri Kota Cimahi menyusul ditemukannya dua orang pedagang yang terkonfirmasi Covid-19.

 

Pemkot Cimahi terpaksa menutup operasional Pasar Antri Cimahi selama 14 hari. Hal ini menyusul ditemukannya dua pedagang yang terkonfirmasi positif korona dari hasil swab test kepada puluhan pedagang pada Jumat (15/5) lalu.

Tindakan itu dilakukan untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 serta melacak awal terpapar virus korona.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini menyatakan, dua pasien yang memunculkan klaster Pasar Antri tersebut
sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Baca Juga: Cimahi Siapkan Rp64,4 Miliar untuk PSBB

"Total ada empat orang terkonfirmasi positif, dua orang pedagang pasar serta dua lagi warga biasa, tapi bukan pedagang Pasar Antri. Sekarang
mereka sudah ditangani di RSUD Cibabat dan RS Santosa," kata Chanifah, Minggu (24/5).

Dinkes langsung melakukan tracing kontak erat terhadap dua pasien yang merupakan pedagang kelontong dan bumbu di Pasar Antri. Tracing dilakukan lantaran keduanya masih beraktivitas seperti biasa hingga hasil swab test keluar pada Sabtu (23/5).

"Siapa saja pedagang dan pembeli yang kontak erat dengan pasien positif itu, kemungkinan akan sangat banyak. Makanya kita beri pemberitahuan kepada warga agar yang merasa kontak dengan dua orang itu langsung menghubungi Dinkes untuk swab test," ujarnya.

Baca Juga: Pemudik dari Surabaya Tularkan Covid-19 di Cimahi

Pihaknya belum mengetahui asal dari mana para pasien tersebut terpapar Covid-19. Saat ini, Dinkes juga masih menunggu sisa hasil swab test yang belum keluar. "Kita belum tahu dari mana sumber paparan COVID-19 mereka. Nanti akan diketahui setelah kita wawancarai dengan yang bersangkutan," jelasnya.

Sementara itu, setelah mengetahui kabar dua pedagang positif Covid-19, seluruh area pasar langsung disemprotkan disinfektan menggunakan kendaraan milik damkar.

Agar tidak ada warga yang mendekati area pasar, petugas dari Dinas Perhubungan serta Satpol PP telah memasang water barrier di sekitar pasar.

Pengelola Pasar Antri, Johny Hanjelin mengungkapkan, pihaknya akan segera komunikasikan penutupan pasar kepada sekitar 800 pedagang yang biasa berjualan di pasar tersebut.

"Hari ini pasar tutup, karena kalau lebaran biasanya libur dua hari. Nanti hari Selasa akan kami sampaikan soal penutupan pasar,"  tuturnya. (DG/OL-10)

Baca Juga

dok.ist

Salurkan Bantuan IDC 83, BIN Sisir Wilayah Terpencil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 22:51 WIB
TIM Kemanusiaan BIN terus menyisir daerah-daerah terdampak yang terisolir untuk memberikan bantuan kepada penyintas gempa bumi...
MI/RAMDANI

Terdampak Gempa, Pendakian ke Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 22:34 WIB
Di sejumlah jalur pendakian ditemukan retakan di geger bibir kawah Gunung...
MI/Benny B

PMI Distribusikan 100 Ribu Liter Air ke Pengungsian Korban Gempa Cianjur

👤Benny Bastiandy 🕔Sabtu 26 November 2022, 21:30 WIB
Permintaan pasokan air bersih dari posko pengungsian di empat kecamatan terdampak seperti Cianjur, Cugenang, Pacet, dan Warungkondang,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya