Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK empat kabupaten dan kota di Sumatra Selatan mengalami bencana banjir dan longsor. Hal itu dipicu karena hujan deras yang sejak Selasa hingga kini melanda hampir di semua daerah, dan menyebabkan sungai-sungai meluap. Empat daerah itu, yakni Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kabupaten OKU Selatan dan Kabupaten Empat Lawang.
Kabid Penanganan Kebencanaan, Ansori menjelaskan saat ini memang bencana banjir, longsor dan angin puting beliung kerap terjadi mengingat curah hujan cukup besar di sejumlah daerah.
"Dari laporan kami, ada empat daerah yang alami bencana banjir dan longsor," kata Ansori, Kamis (21/5).
Dijelaskan Ansori, di OKU Selatan terjadi banjir bandang di desa Mahanggin Kecamatan Muara Dua. Ada 14 KK yang rumahnya terdampak banjir dan satu sekolahan yang juga terendam. Juga terdata ada sekitar 3,5 hektar sawah yang terendam dan terancam gagal panen.
"Banjir ini diakibatkan karena memang curah hujan tinggi, dan ini merupakan dataran rendah sehingga terjadi banjir. Meski mengakibatkan rumah warga terendam, kami belum menerima adanya korban jiwa. Saat ini warga masih menempati rumahnya dan mengupayakan pembersihan," ucapnya.
BPBD setempat telah memberikan bantuan pertolongan berupa pangan, serta membuat posko darurat dan tenda pengungsian. Untuk banjir di Kabupaten Musi Rawas Utara, terlapor terjadi di dua kecamatan yakni Karang Dapo dan Rawas Ilir. Dua daerah ini, kata Ansori, memang merupakan daerah langganan banjir.
"Banjir ini juga disebabkan intensitas hujan yang tinggi, sehingga Sungai Air Saka meluap hingga ke pemukiman warga yang lokasinya tidak jauh dari bibir sungai," kata Ansori.
baca juga: 109 Tenaga Medis di RSUD Ogan Ilir Dipecat
Banjir dengan ketinggian satu meter ini cukup sulit diakses. Namun BPBD telah mengupayakan mengirim bantuan logistik, pangan dan obat-obatan. Sementara itu, di Kabupaten Empat Lawang terjadi bencana longsor di tiga desa di Kecamatan Pendopo Barat. Yakni Desa Tanjung Raya, Desa Lengge, dan Desa Rantau Dodor.
"Ada lima rumah rusak berat, dan terlapor tidak ada korban jiwa," jelasnya. (OL-3)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved