Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARIMAU Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) ditemukan mati dengan kondisi kaki depan kanan terjerat dan sudah dipenuhi lalat serta belatung di konsesi perusahaan hutan tanaman industri (HTI) PT Arara Abadi, Sinar Mas Grup, Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau. Diperkirakan satwa langka itu telah terperangkap jerat selama dua pekan sehingga memperparah luka yang ada di kakinya ditambah dehidrasi dan kelaparan.
"Tim rescue Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau diberangkatkan untuk melakukan penyelamatan satwa harimau Sumatra di area konsesi PT Arara Abadi, Desa Minas Barat. Sayang satwa tersebut sudah dalam kondisi mati dengan kaki depan kanan terjerat dan sudah dipenuhi lalat serta belatung," kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono di Pekanbaru, Selasa (19/5).
Ia menjelaskan, kronologis berawal dari laporan Humas PT Arara Abadi kepada Balai Besar KSDA Riau bahwa ada seekor Harimau Sumatra yang terjerat di area konservasi Distrik Gelombang. Pihak PT Arara Abadi pertama kali mendapat laporan dari Kepala Desa Minas Barat yang diberitahu oleh masyarakat yang sedang mencari ikan di sekitar lokasi pada Senin (18/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian PT Arara Abadi segera meneruskan laporan tersebut ke Balai Besar KSDA Riau pada pukul 13.00 WIB.
Suharyono mengungkapkan, pihaknya telah memerintahkan tim untuk langsung bergerak ke lokasi ditemukannya Harimau Sumatra. Sayangnya, satwa dilindungi tersebut sudah dalam kondisi mati dengan kaki depan kanan terjerat dan sudah dipenuhi lalat serta belatung.
baca juga: Kunjungan ke Borobudur Prambanan Akan Normal Pada September 2021
"Menurut keterangan dari PT Arara Abadi dan sumber-sumber lainnya bahwa harimau tersebut diperkirakan sudah terjerat sekitar dua minggu sehingga memperparah luka yang ada di kakinya. Akibat tidak mendapatkan air minum selama beberapa hari menjadi penyebab satwa tersebut mengalami dehidrasi," jelas Suharyono.
Ia mengungkapkan, tim segera melakukan evakuasi terhadap harimau Sumatra yang dipastikan berjenis kelamin jantan tersebut. Bangkai si raja hutan itu lalu dibawa ke kantor BBKSDA Riau untuk proses neukropsi dan selanjutnya dikuburkan.(OL-3)
POLISI mengamankan sembilan orang terkait jual beli dan perusakan fasilitas satgas di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Rabu (21/1).
Kebijakan tersebut dirancang agar pertambangan rakyat benar-benar menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat dan tidak dikuasai pemodal besar.
BBKSDA Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan harimau sumatra di area tambang minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP), Siak, Riau.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Sebanyak 6.000 penari berkumpul dalam keselarasan gerak yang memukau untuk membawakan Tari Zapin Masal di Pekanbaru, Riau.
SEORANG warga bernama Zulfikar mengaku bertemu harimau Sumatra di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau membenarkan kemunculan Harimau Sumatra (panthera tigris sumatrae) di akses jalan perusahaan minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP).
BBKSDA Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan harimau sumatra di area tambang minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP), Siak, Riau.
SEORANG warga bernama Zulfikar mengaku bertemu harimau Sumatra di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
Studi terbaru menemukan populasi harimau Sumatra yang sehat di Ekosistem Leuser, Aceh. Pemantauan kamera jebak multi-tahun mengungkap 27 individu dan tiga kelompok anak harimau.
HARIMAU Sumatra liar berkeliaran di areal kebun sawit Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, sekitar empat hari terakhir.
Sebelum kejadian, harimau tersebut sudah memberikan tanda suara, namun karena dianggap sudah biasa sehingga tanda diabaikan oleh korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved