Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Medan menerima bantuan gula pasir sebanyak dua ton dari PT Perkebunan Nusantara II untuk disalurkan kepada elemen masyarakat terdampak covid-19.
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan, pihaknya telah memutuskan bantuan tersebut akan disalurkan kepada anak-anak panti asuhan di kotanya.
"Bantuan itu akan kita salurkan kepada 42 panti asuhan yang ada di KotaMedan," ujarnya, Jumat (15/5).
Dipilihnya panti asuhan, jelas Akhyar, karena Pemkot Medan akan menyalurkan bantuan tahap kedua kepada masyarakat. Saat ini Pemko Medan masih memperbaiki data penerima sehingga bantuan yang akan diberikan lebih tepat sasaran.
Baca juga :Tidak Pakai Masker, Warga Banyumas Divonis Denda Rp15 Ribu
Terpisah, Direktur Komersial PTPN II Muhammad Arwin Nasution mengatakan, sebanyak dua ton gula pasir yang diberikan merupakan hasil produksi langsung perseroan.
Gula pasir itu berasal dari tebu sehingga warnanya tidak putih namunrasanya sangat manis. Diharapkannya, gula pasir itu nantinya dapat disalurkan kepada warga yang terdampak dari penanggulan Covid-19.
"Semoga bantuan yang diberikan ini dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak Covid-19," ujarnya.(OL-2)
Tubuh membutuhkan gula dalam jumlah cukup, tetapi konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
Asupan gula berlebih bukan sekadar masalah kalori, melainkan ancaman bagi metabolisme anak yang masih dalam tahap perkembangan.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Gula dapat merangsang pelepasan serotonin dan endorfin di otak, yaitu zat kimia yang membuat perasaan lebih nyaman dan bahagia.
Serangan jantung kerap dikaitkan dengan kebiasaan merokok, jarang berolahraga, atau pola makan yang buruk.
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pemerintah memastikan pasokan gula konsumsi berada pada level aman.
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved