Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Belum meredanya wabah virus korona di Indonesia, memaksa pemerintah memperpanjang masa belajar -mengajar dari rumah hingga tanggal 2 Juni 2020. Tak berarti libur dari aktivitas belajar mengajar, semua sekolah diwajibkan menggunakan pembelajaran di rumah secara online dan secara manual.
Instruksi belajar dari rumah yang dikeluarkan pemerintah pusat, tak sepenuhnya berjalan lancar.
Jika banyak daerah menjalankan belajar online dengan mudah, tidak demikian halnya dua Sekolah Dasar (SD), yakni SDI Tonggurambang dan SDI Pomakeke Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketiadaan gadget dan ketiadaan aliran listrik, memaksa para guru di wilayah itu harus bekerja ekstra. Para guru harus mengunjungi ratusan siswa satu per satu, untuk memberikan pelajaran tatap muka di rumah para siswa. Proses belajar mengajar di rumah itu dilakukan dengan menjaga jarak, mengenakan masker, dan selalu mencuci tangan.
Di SDI Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, 109 siswanya tidak memiliki ponsel pintar. Oleh karena itu, sebagian besar siswa di dua SD tersebut tidak bisa mengikuti kegiatan belajar secara online. Bahkan ada sekolah yang sampai saat ini belum dialiri listrik dari PLN.
Kepala Sekolah SDI Tonggurambang, Theresia Tolo mengaku pihaknya mengalami kendala karena semua pembelajaran
memakai sistem online, padahal hampir semua siswanya tidak memiliki handphone. Bukan hanya itu, di sekolahnya juga tidak ada listrik dari PLN. Kondisi ini tentu menyulitkan proses belajar mengajar secara online.
Baca juga: Positif Korona, Warga Parepare Sempat Salat Tarawih di Masjid
"Kita di sini ada 109 orang siswa dan semua siswa tidak punya hp android. Jadi, untuk penerapan materi secara online agak sulit dan saya rasa semua sekolah pasti seperti itu juga," ungkapnya, Rabu (29/4)
Untuk mengatasi kesulitan listrik dan ketiadaan gadget, ia mengaku menerapkan pembelajaran secara manual ke tiap-tiap rumah siswa, sesuai arahan pemerintah agar semua siswanya tidak ketinggalan materi pembelajaran.
"Saya sudah koordinasi dengan guru-guru di sini agar kita pakai teknik manual saja. Kalau berkunjung ke rumah siswa juga semua guru harus pakai masker sesuai dengan arahan dinas," ujarnya.
Hal senada disampaikan Fabianus Tangi, salah satu wali di SDI Pomakeke Aeramo, Kecamatan Aesesa. Menurutnya, untuk belajar online tak mungkin. "Jangankan laptop, ponsel saja ada yang tak punya," kata Fandy, sapaan akrab Fabianus.
Oleh karena itu, agar tak menambah beban para orangtua siswa, Fandy memilih menyambangi satu per satu rumah siswanya. Padahal jarak tempuhnya tak dekat.
Siprianus Go'o, salah satu orang tua siswa mengaku dalam kondisi seperti ini, ia berupaya mengontrol dan membimbing anaknya untuk tetap belajar di rumah.
"Saya berterima kasih kepada para guru yang sudah merelakan waktu dan tenaga untuk mengajar anak-anak meski mereka harus mendatangi rumah muridnya satu per satu," ucap Go'o. (OL-14)
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kemenag akan terus mengumpulkan pembiayaan untuk kemudian merenovasi pondok dan madrasah yang mengalami rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat.
Kebijakan ini berlaku mulai 1 hingga 4 September 2025. Surat dikeluarkan dengan tujuan utama menjaga keselamatan dan keamanan seluruh warga sekolah.
Tujuannya agar para siswa tidk bersinggungan dengan rencana aksi demonstrasi yang akan berlangsung Senin (1/9) di halaman Gedung DPRD setempat.
Jadi tutor online sukses! Panduan lengkap mengajar pelajaran sekolah, tips menarik siswa, dan raih penghasilan tambahan dari rumah. Pelajari caranya!
Tersedia layanan design & build, sebuah solusi lengkap dari awal hingga akhir bagi bunda yang ingin mewujudkan berbagai ide kreatifnya.
Program kuliah online bisa menjadi alternatif cara bagi para pekerja untuk meraih gelar sarjana. Seperti apa prosesnya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved