Minggu 26 April 2020, 13:45 WIB

UNS Ciptakan Ventilator untuk Pasien Covid-19

Ferdinand | Nusantara
UNS Ciptakan Ventilator untuk Pasien Covid-19

MI/Ferdinand
Ventilator untuk pasien covid-19 buatan UNS.

 

TIM peneliti dari Laboratorium Optik dan Fotonika Program Studi fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) berhasil menciptakan ventilator yang didesain khusus untuk pasien Covid-19.

Ketua Tim Ahmad Marzuki mengatakan ventilator versi UNS itu didesain untuk meminimalkan peluang tercampurnya kembali udara kotor yang dikeluarkan dari paru-paru pasien dengan udara bersih yang akan dimasukkan ke paru-paru pasien.

Ventilator itu juga dilengkapi sistem kontrol yang memungkinkan operator dapat mengatur kerja ventilator sesuai keadaan pasien. Meliputi volume tidal, laju pernafasan, kadar O2, dan sebagainya.

"Hal ini yang  menjadi kelebihan ventilator buatan FMIPA UNS dibanding ventilator lainnya," katanya di Kota Surakarta, Minggu (26/4).

Baca juga: 1,8 Juta Warga Jateng Terima JPS Covid-19

Menurut Ahmad Marzuki, pengembangan ventilator sangat diperlukan untuk mengantisipasi dampak buruk covid-19 seperti yang telah terjadi di beberapa negara di Eropa dan Amerika Serikat (AS) terutama terkait dengan kurangnya ventilator untuk pasien covid-19.

Di Italia dan AS, covid-19 menular sangat cepat. Laju pertambahan warga terinfeksi covid-19 ini jauh di atas laju pertambahan pasien yang yang sembuh.

Akibatnya, rumah sakit kewalahan. Jumlah kamar perawatan yang tersedia tidak mencukupi. Hal lain adalah rumah sakit kekurangan ventilator yaitu alat bantu pernafasan yang sangat dibutuhkan oleh pasien akut terpapar covid-19.

Indonesia dengan tingkat kepadatan serta mobilitas penduduk yang tinggi, memiliki risiko terjadinya penularan covid-19 secara cepat. Terdorong oleh keinginan membantu sesama, sejak awal Maret lalu, dia dan timnya bekerja keras menciptakan ventilator yang sesuai dengan kebutuhan pasien covid-19.

"Kami berinisiatif membuat alat ventilator supaya jika sewaktu-waktu negara kita dalam keadaan sangat membutuhkan ventilator dalam jumlah besar seperti yang terjadi di Italia dan AS, kita siap membantu. Namun, kita berdoa semoga kita tidak sampai ada pada kondisi yang demikian," imbuh Ahmad Marzuki.

Untuk pengembangan lebih lanjut, Tim Prodi Fisika FMIPA UNS telah melakukan konsultasi ke Rumah Sakit UNS. Terutama terkait fungsi dan spesifikasi alat agar sesuai standar medis dan memperoleh sertifikasi SNI. (OL-1)

Baca Juga

MI/HO

Ribuan Santri dan Ulama Karawang Doakan Ganjar Pranowo Menuju 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 04:15 WIB
Ribuan santri dan ulama dari berbagai daerah di Karawang turut hadir dalam kegiatan doa bersama dan sholawatan yang digelar di Masjid Jami...
Dok. Pribadi

Cicipi Produk Olahan Lele di Tegal, Sandiaga : Uenak dan Bergizi, Kita Kasih Endorsement

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 04:03 WIB
"Kita langsung ga pakai lama, kita berikan endorsement. Saya, Pak wali, Bu bupati, dan semua memberikan endorsement bahwa lele itu...
Antara

Gelombang Setinggi 6 Meter Ancam Perairan Selatan Jawa

👤Lilik Darmawan 🕔Minggu 03 Juli 2022, 22:09 WIB
Masyarakat yang mau berwisata di pantai diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi. Begitu juga pengguna jasa kelautan perlu tetap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya