Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH produktivitas gabah kering giling (GKG) pada April di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rata-rata ditargetkan mencapai 6,1 ton per hektare. Target produktivitas itu relatif meningkat dibanding Maret yang rata-rata hanya sekitar 4,5 ton per hektare. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Dandan Hendayana, mengatakan pada April luasan lahan panen padi estimasinya sekitar 33.252 hektare. Dari luasan lahan tersebut estimasi produksi gabahnya mencapai 203.293 ton.
"Kalau dirata-ratakan, produktivitas per hektare sekitar 6,1 ton GKG," kata Dandan kepada Media Indonesia, Minggu (12/4).
Sedangkan pada Maret, luasan lahan panen padi mencapai 12.882 hektare. Jumlah produksi gabah yang dihasilkan sebanyak 57.428 ton atau rata-rata 4,5 ton per hektare.
"Panen padi di Cianjur sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu," terang Dandan.
Dandan optimistis produksi GKG tahun ini bisa mencapai target, bahkan lebih. Optimisme Dandan tak berlebihan mengingat tahun ini pasokan air relatif cukup bagus dengan meningkatnya curah hujan sejak memasuki Desember 2019.
Ia mencontohkan tahun lalu saat terjadi kemarau panjang, realisasi produksi GKG di Kabupaten Cianjur mencapai 122%. Selama Januari-November 2019, produksi GKG di Kabupaten Cianjur mencapai 884.497 ton. Sedangkan produksi GKG yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kabupaten Cianjur selama 2019 sebanyak 689.660 ton. Sehingga produksinya mengalami surplus sebanyak 194.837 ton.
"Tentu (curah hujan tinggi) sangat membantu para petani yang sedang menanam. Masa tanam tahun ini merupakan periode Oktober 2019-Maret 2020," ucapnya.
baca juga: PDP Positif Bertambah Jadi 4 Orang, ODP Kian Menurun
Selama 2019, luas tanam padi sawah dan bukan sawah di Kabupaten Cianjur ditargetkan 137.524 hektare. Sementara untuk luas panen, targetnya 133.130 hektare dengan realisasi mencapai149.954 hektare. Pada tahun ini luasannya tak jauh berbeda.
"Kami menargetkan tingkat produktivitas per hektare itu sebanyak 51 kuintal atau sekitar 5,1 ton. Realisasinya rata-rata produktivitas per haktare mencapai 56 kuintal atau 5,6 ton," timpal Kepala DP3H Kabupaten Cianjur, Mamad Nano. (OL-3)
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Berdasarkan hasil laboratorium dari Balai Veteriner Kementerian Pertanian di Kabupate Subang hasilnya negatif. Insya Allah aman dan negatif rabies
Penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Jumlah pelajar yang menjadi korban pada peristiwa itu mencapai 273 orang.
pemerintah harus mulai serius mengatur penggilingan padi kecil, penggilingan padi menengah, dan penggilingan padi besar agar tetap bisa hidup bersama.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan beras ke pasar tetap berjalan, meskipun beberapa ritel modern sempat mengalami kekosongan beras premium.
Pemerintah desa harus memutar otak agar ketersediaan produksi beras lokal bisa tetap terpenuhi. Caranya dengan mengoptimalkan pabrik penggilingan padi.
Hingga pertengahan Agustus ini, hasil panenan gabah petani dihargai kisara Rp7450 - Rp7850/kg oleh pengusaha besar.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengancam agar tidak ada pihak yang bermain-main dengan kebutuhan pangan. Soal permasalahan beras, ia memperingatkan penggilingan beras skala besar
Peneliti Center of Reform on Economic (CoRE) Eliza Mardian menanggapi penghentian operasional sekitar 30% pengusaha penggilingan kecil di Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved