Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Fraksi Partai Golkar DPRD Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menyumbang sejumlah fasilitas pendukung menangani virus korona (covid-19) untuk gedung karatina di Pelabuhan Marapokokt, Mbay.
Bantuan yang diserahkan pada Kamis (9/4) itu antara lain masker, kipas angin, dispenser, gorden, dan air galon yang diturunkan di ruang tunggu fery ASDP yang diterima Kapolres Nagekeo AKB Agustinus Hendrik Fai sebagai Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nagekeo.
Koordinator area transportasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nagekeo Efraim CH Muga menjelaskan, tempat karantina terpusat selama ini menjadi ruang tunggu penumpang feri ASDP.
Karena intensitas kapal masuk sangat minim, lanjutnya, tempat itu jarang digunakan. Selain itu, lokasi bangunan jauh dari permukiman.
"Setelah melihat kondisi ini dan tempat ini cocok untuk karantina sementara. Seandainya ada Pelaku Perjalanan dari Tempat Terjangkit (P2T2), kita langsung karantina di sini karena lokasinya jauh dari permukiman," katanya.
Baca juga: Bogor Butuh 240 Tenaga Medis untuk RS Darurat
Hanya saja, dia mengakui, fasilitas itu belum bisa digunakan terhadap penumpang yang turun menggunakan kapal feri dari Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Jumat (10/4).
"Besok belum bisa, mereka sementara karantina mandiri dulu karena gedung belum siap," jelasnya.
Ketua Gugus Satgas Penanganan Covid 19 Golkar Nagekeo Kristianus Dua Wea berharap fasilitas itu bisa segera digunakan.
Adapun fasilitas pendukung yang diserahkan, diletakkan di ruang tunggu penyeberangan feri.
"Kabupaten Nagekeo mengalami keterbatasan mengahadapi pandemi covid-19. Maka kami harus berjibaku bersama pemerintah mengisi segala kekurangan dan keterbatasan pemerintah," katanya.
Kris juga berharap ada gedung dengan kapasitas yang lebih besar yang disiapkan pemerintah sebagai karantina terpusat.
"Kita tidak banyak berharap kalau hanya gedung ini karena kapasitasnya terbatas. Perlu ada penanganan dan dukungan lebih lanjut dari Pemda Nagekeo mengingat akan banyak orang Nagakeo yang pulang apalagi menjelang Paskah," imbuhnya. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved