Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi Jawa Timur membebaskan uang sewa rumah susun mewah (rusunawa) selama tiga bulan terhitung mulai Maret 2020 sebagai dampak sosial pandemi virus korona (covid-19) di Jawa Timur.
Uang sewa Rusunawa yang dibebaskan meliputi Rusunawa Gunungsari, SIER, Jemundo dan Sumur Welut. "Penyewa Rusunawa dibebaskan sewanya," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Pemprov Jawa Timur Bayu Trihaksoro di Surabaya, Jumat (3/4).
Baca juga: Pemkot Denpasar Perketat Penjagaan Warga Ke Luar Rumah
Jumlah total di seluruh Rusunawa sebanyak 772 penghuni, dengan besaran sewa bervariasi.
Baca juga: Pasien Positif Korona di Jatim Kedapatan masih Nongkrong di Rumah
Secara rinci, Rusunawa Gunungsari memiliki sebanyak 248 unit. Jika dalam tiga bulan penghuninya dibebaskan dari biaya sewa, potensi pendapatan yang hilang sebesar Rp189 juta.
Untuk Rusunawa Jemundo, sebanyak 57 unit. Jika dalam tiga bulan tanpa biaya sewa, potensi pendapatan yang hilang sebesar Rp43 juta.
Baca juga: Khawatir Sebar Korona, 11 Anak Jalanan di Denpasar Dipulangkan
Rusunawa SIER sebanyak 60 unit. Dalam tiga bulan tanpa biaya sewa, maka potensi pendapatan yang hilang sebesar Rp46 juta.
Terakhir, Rusunawa Sumur Welut, sebanyak 407 unit. Jika dalam tiga bulan tanpa biaya sewa, potensi pendapatan yang hilang sebesar Rp320 juta.
"Dengan adanya pembebasan biaya sewa ini, kami harap uangnya (penghuni) bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya. Ini sekaligus meringankan beban mereka," kata Bayu.(X-15)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved