Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus virus korona di Jawa Tengah terus bertambah, pemerintah daerah dan provinsi mulai menyiapkan ruang isolasi baru untuk mengantisipasi membludaknya pasien korban baru. Pemantauan Media Indonesia Rabu (25/3) jumlah kasus korona baik bertatus orang dalam pantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif korona terus bertambah setiap harinya, sehingga dilakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengatasi membludaknya korban covid-19.
Data terhimpun dari tanggap covid-19 Jawa Tengah hingga saat ini jumlah pasien positif korona mencapai 19 orang, dan 15 orang kini dirawat di beberapa rumah sakit yakni 3 orang di RS Dr. Moewardi Solo, 5 orang di RS Dr. Kariadi Semarang, 1 orang di RS Tidar Magelang, 3 orang di RS Telogorejo Semarang, 1 orang di Rumah Sakit Wongso Negoro Semarang, 1 orang di RSUD Kraton Pekalongan, 1 orang di RS Margono Purwokerto.
Jumlah pasien positif korona meninggal juga bertambah dari sebelumnya sebanyak tiga orang kini menjadi empat orang yakni 3 orang di RS Dr.Moewardi Solo dan 1 orang di RS Dr. Kariadi Semarang.
Sementara itu jumlah ODP di Jawa Tengah telah mencapai 3.858 orang tersebar di 35 kabupaten/kota dan PDP juga mengalami peningkatan mencapai 257 orang dirawat di berbagai rumah sakit yang ada.
Pemerintah Kabupaten Kendal memanfaatkan 18 ruangan lantai bawah rumah susun sewa (Rusunawa) baru di Jalan Stadion Kebondalem, Kendal untuk menampung dan isolasi warga yang terkena virus korona, hal ini mengingat jumlah pasien di RSUD dr Soewondo terus membengkak.
"Meskipun hingga saat ini 16 ruangan di RSUD dr Soewondo dan swasta masih bisa menampung pasien korona, namun mengantisipasi lonjakan warga terkena covid-19, kita siapkan ruang isolasi baru di rumah susun tersebut," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal Ferinando Rad Bonay.
Sebanyak 18 ruangan di Rusunawa baru itu telah disiapkan untuk isolasi dengan fasilitas memadai seperti tempat tidur, almari dan peralatan medis.Selain ruang tersebut akan diberi pagar untuk memisahkan dengan warga umum di rusun itu, juga ditempatkan dokter dan paramedis yang memadai.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara terpisah mengatakan pemerintah telah menyiapkan beberapa sekenario untuk mengantisipasi penyebaran korona, baik itu ringan, sedang maupun berat, sehingga diharapkan hal ini akanndapat mempercepat proses menangani covid-19 tersebut.
baca juga: RSUD Larantuka Sediakan Tiga Posko Skrining Pengunjung
Sebagai langkah antisipasi membludaknya warga terdampak korona, lanjut Ganjar Pranowo, telah disiapkan ruang isolasi baru yakni Balai Diklat Pemprov, Balai Diklat Kemenag, Asrama Haji Donohudan, Hotel Kesambi milik Pemprov dan gelanggang olahraga seperti Jatidiri Semarang.
"Jika kondisi semakin memburuk kita sudah antisipasi dengan menyiapkan ruang isolasi tambahan. Bahkan rumah-rumah tenda untuk isolasi juga telah disiapkan apabila kondisi terburuk dan darurat," ujar Ganjar. (OL-3)
Cuaca ekstrem di 24 wilayah Jawa Tengah, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang 1,25–2,5 meter di perairan utara-selatan. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi.
Tragedi pembacokan terjadi di Jalan Gaharu Raya, Banyumanik, Semarang. Seorang penjaga toko buah nekat membacok 3 temannya di dalam rumah. Simak kronologinya!
Amat menyebut, pelaku diduga hanya satu orang dan tidak turun dari sepeda motor. Ciri-ciri pelaku memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dengan postur tubuh sedang.
Mabes Polri membeberkan skema pembiayaan 1.179 SPPG dari koperasi, bank Himbara, hingga YKB. Pembangunan dapur MBG juga direncanakan menjangkau wilayah 3T.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menegaskan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 2026 dan akan memberikan diskon PKB sebesar 5%.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved