Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH pasien positif korona di Jawa Tengah bertambah menjadi sembilan orang, satu lagi pasien meninggal di rumah sakit umum daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo. Total higga saat ini warga Jawa Tengah yang meninggal akibat virus korona ada tiga orang.
"Sudah sembilan pasien positif korona dan satu lagi meninggal merupakan warga Wonogiri," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Kamis (19/3).
Pasien terakhir yang meninggal, lanjut Ganjar, merupakan klaster seminar Bogor yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit swasta di Wonogiri, kemudian dirujuk ke RSUD Dr Moewardi Solo.
"Jadi total ada tiga pasien positif korona meninggal hingga saat ini," tambahnya.
Pasien yang meninggal berjenis kelamin perempuan berusia 49 tahun ini, demikian Ganjar Pranowo, sama dengan pasien yang meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo sbelumnya. Yaitu sama-sama klaster seminar Bogor dan sempat dirawat selama dua hari.
"Kabar meninggal Rabu (18/3) sore," kata Ganjar.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan selain satu lagi pasien korona meninggal dunia, juga terjadi penambahan dua pasien yang dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo dan RSUP dr Kariadi Semarang. Pasien positif korona dirawat di Solo, ujar Yulianto, merupakan tour leader yang berasal dari Bali datang ke Solo dalam urusan pekerjaan, sedangkan pasien covid-19 di Semarang merupakan WNI yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.
"Pasien di RSUP dr Kariadi berjenis kelamin petempuan baru selesai pemeriksaan dan hasilnya positif korona," kata Yulianto Prabowo.
baca juga: Ijtima Dunia Batal, Pemulangan Diproses
Berdasarkan data, lanjut Yulianto Prabowo, jumlah pasien positif korona merupakan klaster Bogor sebanyak empat orang, yakni sama-sama mengikuti perjalanan seminar di tempat yang sama dan dua di antaranya meninggal dunia.
"Pemrov Jateng sedang melacak warga yang ikut seminar di Bogor untuk mencari data peserta seminar,†katanya. (OL-3)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved