Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
Kendati belum masuk musim kemarau, 27 titik panas atau hotspot yang diduga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah terpantau satelit. Titik-titik itu berada di sejumlah kabupaten di Provinsi Bangka Belitung (Babel), Senin (16/3).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel Mikron Antariksa mengatakan berdasarkan informasi BMKG terdeteksi satelit memastikan ada 27 titik panas.
Ke-27 titik panas tersebut, menurut Mikron, berada di Bangka (6 titik), Bangka Barat (10 titik), Bangka Selatan (5 titik), Bangka Tengah (5 titik), dan Belitung Timur (1 titik).
Baca Juga: Hadapi Korona, OPD di Babel Dikerahkan untuk Aksi Germas
"Bangka itu di Kecamatan Bakan, Belinyu, Mendo Barat, dan Puding Besar. Bangka Barat di Jebus, Kelapa, Muntuk. Bangka Selatan di Air Gegas, Lepar Pongok, dan Payung. Bangka Tengah di Koba dan Simpang Katis, sedangkan di Belitung Timur di Gantung," kata Mikron.
Mikron menyebutkan kendati saat ini masih musim hujan, cuaca di Babel cukup panas. Hal ini lah yang menyebabkan banyaknya titik panas yang terdeteksi oleh satelit.
"Memang betul banyak titik panasnya, tetapi ini belum bisa kita pastikan apakah karhutla atau cuaca yang panas. Makanya kita sudah meminta BPBD kabupaten yang terdapat titik panas untuk melakukan pengecekan," ujarnya.
Untuk antisipasi Karhutla ini, menurut Mikron, tidak jauh berbeda dari tahun lalu. Seperti sosialisasi bahaya membakar hutan, memasang papan-papan bahaya karhutla, termasuk juga menyiapkan sarana dan prasarana.
"Kita lihat kalau memang ini benar karhutla, maka kita akan kembali membetuk satgas karhutla," ungkap dia.(RF/OL-10)
Tim gabungan Polda Kalbar, BPBD Kubu Raya, dan pemadam swasta memadamkan karhutla seluas empat hektare yang berlangsung lima hari di radius 1–2 kilometer dari Bandara Supadio.
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
Selain memutus akses jalan, kejadian ini juga menimbulkan korban. Dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas saat jembatan roboh terjatuh dan mengalami luka.
Kapolda Babel Irjen Viktor T. Sihombing mengatakan patroli tersebut dilaksanakan oleh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Menumbing (OLM) 2025.
Kenaikan UMP 2026 sebesar 4,05 persen di Bangka Belitung dipandang sudah cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Kenaikan harga telur ayam berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.
Sementara Kasat Intelkam Polres Bangka Iptu Djunaidi mengatakan, sejak di penerimaan P3K dibuka kamis lalu jumlah pemohon SKCK membludak.
Tercatat tahun 2024 ada sekitar 28.559 orang mengidap penyakit diabetes, sedangkan di tahun 2025 ini di perkirakan mencapai 30 ribu orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved