Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNCANGAN gempa magnitudo 3,7 berpusat di Kabupaten Cianjur yang terjadi pada Rabu (11/3) malam dirasakan kuat warga di Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Atas kejadian tersebut, dilaporkan dua rumah warga mengalami rusak ringan dan rusak sedang. Meski rumahnya rusak, pemilik rumah tidak sampai mengungsi.
"Pascagempa, kami cek di sekitar lokasi. Hasil pendataan, dua rumah warga terkena dampak gempa bumi di Cianjur yang terjadi pukul 21.41 WIB," terang personil BPBD Bandung Barat, Ceceng Sukandi, Kamis (12/3).
Rumah yang mengalami rusak ringan milik Rahmat, sedangkan rumah dengan kondisi rusak sedang milik Tarman. Keduanya tinggal di Desa Puteran Kecamatan Cikalongwetan.
"Kerusakan rumah korban hanya di bagian belakang dapur. Untuk korban luka dan jiwa tidak ada," ujarnya.
Seusai mendata rumah terdampak, Ceceng mengaku, personil BPBD langsung bergerak ke waduk Cirata yang berada di perbatasan Bandung Barat dan Cianjur.
"Kita konfirmasi dengan pihak pengelola waduk Cirata, untuk sementara aman dan di sana tidak ada kerusakan," katanya.
Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono menerangkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya yang sangat dangkal hanya 2 kilometer, diyakini bahwa gempa ini merupakan gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) akibat aktivitas sesar aktif.
"Dengan episenter gempa yang terletak di Waduk Cirata, maka diyakini bahwa yang menjadi pembangkit gempa ini adalah Sesar Cirata di Waduk Cirata," kata Daryono dalam keterangan tertulisnya.
baca juga: Polri-TNI Gelar Pasukan Pengamanan Ratu Belanda ke Danau Toba
Hasil kajian yang dilakukan oleh beberapa peneliti menunjukkan bahwa kegempaan mikro di Cirata memiliki kedalaman sangat dangkal kurang dari 10 kilometer, dengan mekanisme sumber gempa yang didominasi oleh sesar naik. Menurut dia, wilayah antara Cianjur dan Purwakarta termasuk daerah rawan gempa. Sejarah gempa merusak yang pernah terjadi di wilayah ini adalah Gempa Cianjur 1834 dan Gempa Purwakarta 1862. (OL-3)
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Selasa pukul 00.40 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Ilmuwan Kyoto University temukan mekanisme unik bagaimana aktivitas matahari memengaruhi kerak bumi melalui ionosfer. Mungkinkah badai matahari memicu gempa?
Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Senin dini hari pukul 01.57.46 WITA di wilayah utara Sabah, Malaysia, dipastikan tidak berpotensi tsunami bagi Kalimantan Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved