Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Gabriel Langga, 32, mulai panik. Warga Wolombetan, Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, itu berikhtiar melarikan anaknya, Maria Febronia Gisela, ke RS TC Hillers Maumere setelah anaknya yang berusia tiga tahun itu menderita panas tinggi.
Oleh dokter, Gisela divonis terserang demam berdarah dengue (DBD). Kepanikan ayah Gisela itu beralasan. Dokter menyatakan sudah tidak ada tempat lagi di ruang rawat inap di RSUD TC Hiller Maumere. Ruangan rawat inap di RSUD TC Hiller sangat padat. Saking padatnya, dua pasien berbagi satu tempat tidur. Ada pula pasien terpaksa harus dirawat di lantai rumah sakit dengan beralaskan tikar karena tempat tidur yang disediakan RS sudah tidak muat. Pasien membeludak.
Meski RSUD TC Hillers Maumere sudah penuh, dokter tidak kehilangan akal. Ia pun menyarankan agar Gisela dirawat di rumah saja. Dokter di RSUD itu meyakinkan Gabriel bahwa petugas medis dari Puskemas Kopeta, Kecamatan Alok, akan merawat dan memantau perkembangan anaknya selama dirawat di rumah.
"Setiap hari perawat Puskemas Kopeta selalu mengecek keadaan anak. Setiap jam mereka telepon tanya perkembangan anak," ujar Gabriel, kemarin. Wabah DBD di Sikka yang telah menelan banyak korban jiwa menyebabkan Gabriel cemas. Apalagi, anaknya harus rawat jalan di rumah. Kecemasan Gabriel menjadi-jadi ketika mengetahui cairan infus yang biasanya digunakan untuk menaikkan trombosit habis. Terpaksa, ia harus mendesak anaknya untuk menelan obat-obatan. "Bisa minum obat, tetapi harus paksa, Pakai paksa baru minum, sampai menangis, karena hanya itu cara untuk bisa sehat kembali," ujar Gabriel.
Selama Gisela rawat jalan, darahnya diperiksa empat kali sehari. Gabriel harus bolak-balik dari rumah ke puskesmas memeriksakan darah, mengecek trombosit, hingga mengambil obat. Ia terus berkomunikasi dengan petugas medis yang giat menanyakan perkembangan anak melalui telepon. "Jujur wabah ini sudah bawa korban, itu membuat saya ketakutan. Apalagi ini anak pertama. Karena cemas, saya selalu cek juga di dokter dan menceritakan kondisinya. Selain itu, hasil pemeriksaan lab juga saya konsultasi dengan dokter," ujar Gabriel. Beruntung, setelah Gabriel enam hari berjuang memerangi sakit DBD, anak semata wayangnya itu akhirnya dinyatakan sembuh. (Alexander P Taum/X-6)
SEPANJANG periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 44 warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, positif terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya petugas kesehatan dan beberapa puskesmas harus terlibat menggerakan masyarakat supaya lingkungan bersih.
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Dinas Kesehatan Garut masih melakukan edukasi kepada masyarakat supaya kasus DBD dapat ditekan dan menceggah ada korban jiwa.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved