Senin 09 Maret 2020, 09:31 WIB

Gerakan Sarapan Sehat Digelar di 15 Kota

(AT/N-2) | Nusantara
Gerakan Sarapan Sehat Digelar di 15 Kota

MI/Ardi Teristi Hardi
Gerakan Nasional Sarapan Sehat Setiap Hari.

 

KAMPANYE Gerakan Nasional Sarapan Sehat Setiap Hari terus digulirkan di Tanah Air. Dengan kemasan menarik melalui berbagai kegiatan seperti sarapan sehat bersama, jalan sehat, senam sehat, cek status gizi serta hiburan, road show tahun ini akan digelar di 15 kota.

Ke-15 kota itu yakni Yogyakarta (16 Februari), Sukabumi (1 Maret), Kediri (8 Maret), Tasikmalaya (15 Maret), Malang (5 April), Bogor (12 Juli), Serang (19 Juli), dan Denpasar (26 Juli). Selanjutnya, Kupang (8 Agustus), Pekanbaru (23 Agustus), Makassar (6 September), Pematang Siantar (13 September), Samarinda (20 September), Palembang (27 September) dan Aceh (18 Oktober).

"Acara yang sudah bergulir sejak 2015 ini upaya kami mengajak keluarga Indonesia agar peduli terhadap kebiasaan sarapan sehat setiap hari. Gerakan ini diharapkan dapat membantu mewujudkan misi membangun generasi Indonesia sehat, cerdas dan aktif," ungkap Senior Brand Manager Energen Cynthia Ruslan. (AT/N-2)

Baca Juga

dok.kementan

Indramayu Mulai Masuk Kemarau Pola Tanam Disesuaikan

👤Nurul Hidayah 🕔Selasa 13 April 2021, 17:15 WIB
PEKAN pertama April ini, sebagian besar wilayah di Kabupaten Indramayu sudah memasuki musim kemarau. Percepatan tanam dianjurkan untuk...
Antara

Densus 88 Tangkap Enam Terduga Teroris Vila Mutiara

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 13 April 2021, 17:01 WIB
Enam terduga teroris berinisial J, D, MS, S alias AL, W dan S ditangkap di Makassar dan Gowa. Kelompok Vila Mutiara diduga terlibat dalam...
MI/Alexander P. Taum

Pemda Siapkan Takjil Tim SAR, Relawan dan Pengungsi di Lembata

👤Alexander P. Taum 🕔Selasa 13 April 2021, 16:50 WIB
DINSOS P2KB Kabupaten Lembata, NTT mempersiapkan takjil untuk sahur dan berbuka bagi relawan kemanusiaan yang membantu korban bencana...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya