Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Pulau Madura, Jawa Timur, ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk menangani pasien suspect korona. Dua RSUD itu adalah RSUD Syatifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Kabupaten Bangkalan dan RSUD Slamet Martodirejo Kabupaten Pamekasan.
Juru bicara RSUD Syamrabu Bangkalan, Mohammad Mahrus, mengatakan di Jawa Timur, terdapat 44 rumah sakit yang ditunjuk sebagai RS rujukan suspect korona, termasuk dua RD di Madura.
Baca juga: Soal Harlah NU, Pemuda Muhammadiyah Sebut Ada Oknum Mau Adu Domba
"Sebagai rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan, kami diminta menyiapkan ruang isolasi dan tenaga medis," kata Mahrus, Rabu (4/3).
Kepala Seksi Pelayanan di RSUD Syamrabu itu menjelaskan, pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk menangani pasien suspect korona. Tim khusus tersebut terdiri dari dokter spesialis yang dinilai memiliki keahlian dalam penanganan penyakit mirip influenza tersebut.
Sementara untuk ruang isolasi, jelas dia, RS Syamrabu telah menyiapkan satu ruang khusus yang ada di ruang Instalasi Rawat Inap (Irna) Blok F. Ruangan yang disiapkan, terpisah dari ruangan lain di blok tersebut dan terdapat tempat khusus untuk keluarga pasien.
"Kami menargetkan pekan depan semuanya sudah siap, tetmasuk peralatan yang dibutuhkan," katanya. (OL-6)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved