Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada kembali menggelar inkubasi bisnis untuk membantu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kali ini dengan menggandeng Kantor Bank Indonesia Lampung, Kagama menggelar Inkubasi Bisnis VIII di Lampung.
Tema yang diangkat dalam inkubasi bisnis kali ini aialah Smart Branding Untuk UMKM: Kiat Mengelola Brand dengan Memanfaatkan Media Sosial.
Ketua II PP Kagama Bambang E. Marsono mengatakan, program itu merupakan kegiatan rutin Kagama dengan memberi tip dan kiat praktis bisnis, terutama di era digital.
"Pelaku UMKM di era digitalisasi teknologi tidak bisa hanya memanfaatkan pemasaran konvensional saja. UMKM perlu melihat potensi yang ada di pasar digital agar UMKM dapat naik kelas,” ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Setyawan Budiharto menyambut baik inisiatif dari Kagama yang bersinergi bersama memberdayakan UMKM.
"BI mendorong inovasi dan pemasaran UMKM binaan maupun mitra melalui program yang mendorong terciptanya usaha kreatif yang mengangkat budaya daerah," ucap Setyawan.
Baca juga : KAGAMA Inkubasi Bisnis Seri VIi Bahas soal Brand dalam Bisnis
Selain itu, imbuhnya, BI juga mendorong pemasaran UMKM yang menjangkau seluruh dunia secara daring serta melakukan pengenalan platform digital yang menunjang kegiatan ekonomi UMKM.
Pihaknya saat ini sedang menjalankan UMKM On Boarding, dalam hal ini UMKM berproses masuk ke merchant daring dan menyesuaikan diri dengan mekanisme yang berlaku di lingkungan marketplace.
"Dengan UMKM on-boarding diharapkan dapat meningkatkan potensi pasar industri kreatif dengan sasaran kaum millenial dan dinamis," tandas Setyawan.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Agus Nompitu menegaskan pentingnya dilakukan pembentukan SDM dalam membangun "Smart Branding" di era digital.
Dia menngungkapkan, Lampung memiliki 168 ribu UMKM. Persoalan dominan yang dihadapi oleh pelaku UMKM berkaitan dengan permasalahan SDM.
"Kami sangat mendukung adanya "Smart Branding", untuk meningkatkan kelas UMKM di era modern. Pelaku UMKM harus aktif mengembangkan produk serta pemasaran di pasar digital," tuturnya.
Sementara itu Yuswohadi dalam sesi utama mengatakan brand adalah apa yang membuat produk laku dan mendapatkan margin yang lebih tinggi. Karena itu Yuswo mendorong agar pelaku bisnis khususnya UMKM berjuang membangun kekuatan brand.
“Di era digitalisasi teknologi, membangun kekuatan brand atas sebuah produk usaha amat penting sebab saat ini telah terjadi perubahan konsumsi di masyarakat. Apalagi di kalangan generasi milenial pergeseran konsumsi masyarakat sangat terasa," ujar penulis 40 buku pemasaran itu. (RO/OL-7)
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
Pembentukan IKA FT UEU mempererat silaturahmi alumni lintas angkatan, membangun jaringan profesional, serta berkontribusi pada pengembangan Fakultas Teknik dan Universitas Esa Unggul.
Penghargaan tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para alumni dan masyarakat luas.
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dianugerahi Nanyang Distinguished Alumni Award 2025.
Kemampuan mendengarkan merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi seorang pemimpin, terutama dalam proses komunikasi yang efektif.
Proses pergantian komisaris PT LEB telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yakni UU No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Kakao bukan sekadar tanaman perkebunan biasa, melainkan sebuah sistem pertanian terintegrasi.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved