Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DATA Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur menyebutkan per Desember 2019, terdapat 666 anak di bawah umur dua tahun menderita stunting. Sedangkan sebanyak 1.635 anak di bawah lima tahun mengalami hal serupa. Akibatnya, dalam jangka pendek ribuan generasi Lembata itu terganggu perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik dan gangguan metabolisme dalam tubuh.
Dalam jangka panjang akibat buruk yang dapat ditimbulkan dari stunting adalah menurunnya kemampuan kognitif dan prestasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah sakit, dan risiko tinggi untuk munculnya penyakit diabetes, kegemukan, penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, stroke, dan disabilitas pada usia tua.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, dr Lusia Candra, saat memaparkan materinya dalam Workshop Evaluasi pelaksanaan Bina Keluarga Balita Holistik-integratif (BKB-HI) di aula hotel Palm Indah, Sabtu (22/2), yang diselenggarakan Plan Internasional, Program Implementasi Area Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Dihadapan ratusan fasilitator BKB-HI, dr Lusia Chandra meengatakan stunting menyebabkan anak kekurangan gizi, terganggu tumbuh kembangnya, juga memicu terjadinya infeksi penyakit berulang serta kurangnya stimulasi psikososial.
"Derajat kesehatan dipengaruhi 40 persen adalah faktor lingkungan terutama sanitasi dan air bersih, 3 persen faktor perilaku, 20 persen faktor pelayanan kesehatan, dan 10 persen genetika atau keturunan," kata Lusia.
Sedangkan dalam kasus stunting, ada tiga komponen penting yang berpengaruh yakni pola asuh, pola makan, air bersih dan sanitasi. Untuk memutus mata rantai stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, pihaknya telah melakukan pemicuan sanitasi total berbasis masyarakat di 151 desa/kelurahan oleh Sanitarian Puskesmas bersama Pokja AMPL.
Selain itu, pihaknya juga telah mendeklarasi STMB 6 pilar di 78 Desa oleh Pokja AMPL.
baca juga: Minarak Brantas Gas Upaya Atasi Banjir Tanggulangin
"Kami melakukan monitoring pasca pemicuan STBM di 73 Desa/Kelurahan menuju deklarasi. Dan kami juga terus melakukan monitoring keberlanjutan STBM, pasca deklarasi STBM di 78 Desa/kelurahan. Saat ini ada 45 Desa direkomendasi untuk persiapan deklarasi STBM tahun 2020," pungkasnya. (OL-3)
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved