Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat masih memetakan dampak penghentian sementara impor berbagai produk dari Tiongkok terkait wabah virus Korona. Pasalnya, hal itu diprediksi akan menyebabkan penurunan pendapatan cukai.
Menurut Kepala Bidang Fasilitas dan Kepabeanan Cukai Kanwil Bea dan Cukai DJBC Jawa Barat Nurtanti Widyasari, pengurangan pendapatan cukai dipastikan terjadi akibat pengurangan impor itu. Apalagi impor Indonesia dari Tiongkok yang terdiri atas berbagai produk sangat besar.
Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi di Jabar Melambat
Nurtanti menyebut, berdasarkan laporan sementara yang diterimanya, penghentian aktivitas perdagangan itu sudah berdampak terhadap kuantitas barang di Cirebon. Bahkan, menurutnya di daerah tersebut mengakibatkan pengurangan tenaga kerja karena tidak adanya pasokan barang.
"Tentu ada kendala terutama untuk barang-barang yang masuk dari China. Ada pengurangan pasokan, lalu berdampak kepada pengurangan tenaga kerja," katanya di Bandung, Jumat (14/2).
Meski tidak menyebut angka, menurutnya selama ini barang-barang impor di Jawa Barat banyak yang berasal dari Tiongkok. "Pemberian fasilitas fiskal terkait fasilitas KITE impor dari China sepanjang 2019 mencapai US$16,77," katanya.
Dia berharap situasi ini tak memanjang agar tidak mengganggu pasokan barang ekspor dan impor. "Kalau pun mengganggu, kami akan berkoordinasi dengan pusat," katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) mengajak masyarakat untuk meningkatkan pola hidup sehat. Meski saat ini belum ditemukan kasus korona di Indonesia, menurut dia harus tetap waspada dengan menjaga kesehatan.
"Hari ini secara resmi virus Korona disebut COVID-19. Kita harus tetap waspada dan jaga kondusivitas," katanya seusai rapat koordinasi dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin. Lebih lanjut, Emil memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan unsur lainnya demi maksimalnya pencegahan penyebaran virus Korona.
"Kami terus berkoordinasi untuk menghimpun data yang akurat," katanya. Selain itu, dia mengingatkan warga agar tidak panik karena Indonesia memiliki peralatan yang baik untuk mencegah penyebaran virus tersebut.
"RSHS memiliki sistem informasi rujukan terintegrasi yang prosedur yang siap untuk menangani berbagai potensi COVID-19," katanya. (BY/A-1)
RIBUAN warga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terdampak bencana banjir. Sejumlah warga terpaksa harus mengungsi.
Operasi ini bertujuan untuk memitigasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Dari kuota 29.372 calon jemaah haji, tercatat 29.613 jemaah telah menyelesaikan pelunasan Bipih hingga tahap ketiga yang berlangsung pada 20 hingga 23 Januari 2026.
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved