Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Lumbricants optimistis bisnis pelumas masih akan potensial hingga 20 tahun mendatang, meski saat sekarang mobil listrik mulai dikembangkan. Hingga dua dasawarsa mendatang, pelumas masih mendominasi pasar otomotif. Direktur Utama PT Pertamina Lumbricants Ageng Giriyono mengungkapkan bisnis pelumas masih cerah hingga 20 tahun mendatang.
"Jadi belum sunset ya, karena berdasarkan perkiraan para ahli, produksi mobil listrik dan baterai mulai mendominasi pada 20 tahun ke depan. Kalau sekarang, bisnis pelumas masih mendominasi," kata Ageng usai meresmikan Olimart Subur Ban di Sokaraja, Banyumas, Jateng pada Kamis (30/1) sore.
Oleh karena itu, Pertamina Lumbricants menargetkan setiap kabupaten di seluruh Indonesia, akan dibangun satu olimart atau outlet yang menjual produk dari Pertamina, bekerja sama dengan pengusaha lokal. Untuk pengembangannya, prioritasnya adalah Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.
"Kami memiliki angan-angan setiap kabupaten memiliki minimal satu olimart. Kalau saat sekarang, jumlah olimart di Indonesia kurang lebih baru 90-an. Untuk Jateng baru 28 olimart dan di Banyumas ada 2 olimart," tambahnya.
Menurut Ageng, Olimart sebetulnya telah hadir sejak 10 tahun lalu
"Kami ingin memastikan produk pelumas Pertamina selalu tersedia dimana pun. Kehadiran Olimart khusus bagi konsumen di Purwokerto dan sekitarnya ini, merupakan langkah kami untuk memudahkan para konsumen pengguna pelumas Pertamina dalam melakukan servis kendaraan mereka agar tetap prima dalam berkendaraan," tambahnya.
baca juga: Telur dan Bawang Merah Pemicu Defisit di Tasikmalaya
Pertamina Lumbricants masih menguasai pasar dengan jumlah penguasaan pasar lebih dari 40%.
"Selain itu, Pertamina Lumbricants juga telah menjual oli tersebut ke ATPM dengan berbagai merek sesuai dengan ATPM masing-masing. Ada juga yang telah ekspor ke 17 negara," tambahnya. (OL-3)
Pertamina menegaskan BBM subsidi untuk nelayan terbagi dalam JBT, JBKP, dan JBU. Nelayan perlu memahami perbedaannya agar akses BBM tepat sasaran.
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut kegiatan bermain golf yang dilakukannya saat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sebagai hal yang lumrah.
Ahok menyatakan tidak pernah mendapat laporan mengenai hal tersebut. Ahok mengaku tidak mengenal Riza Chalid.
AhokĀ mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan subsidi energi yang selama ini diterapkan pemerintah.
Ahok membongkar potensi keuntungan jumbo yang menguap akibat tidak dijalankannya transformasi sistem subsidi energi.
Menjawab pertanyaan jaksa, Ahok yang merupakan Komisaris utama Pertamina periode 2019-2024 mengaku belum bergabung dengan Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved