Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Lumbricants optimistis bisnis pelumas masih akan potensial hingga 20 tahun mendatang, meski saat sekarang mobil listrik mulai dikembangkan. Hingga dua dasawarsa mendatang, pelumas masih mendominasi pasar otomotif. Direktur Utama PT Pertamina Lumbricants Ageng Giriyono mengungkapkan bisnis pelumas masih cerah hingga 20 tahun mendatang.
"Jadi belum sunset ya, karena berdasarkan perkiraan para ahli, produksi mobil listrik dan baterai mulai mendominasi pada 20 tahun ke depan. Kalau sekarang, bisnis pelumas masih mendominasi," kata Ageng usai meresmikan Olimart Subur Ban di Sokaraja, Banyumas, Jateng pada Kamis (30/1) sore.
Oleh karena itu, Pertamina Lumbricants menargetkan setiap kabupaten di seluruh Indonesia, akan dibangun satu olimart atau outlet yang menjual produk dari Pertamina, bekerja sama dengan pengusaha lokal. Untuk pengembangannya, prioritasnya adalah Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.
"Kami memiliki angan-angan setiap kabupaten memiliki minimal satu olimart. Kalau saat sekarang, jumlah olimart di Indonesia kurang lebih baru 90-an. Untuk Jateng baru 28 olimart dan di Banyumas ada 2 olimart," tambahnya.
Menurut Ageng, Olimart sebetulnya telah hadir sejak 10 tahun lalu
"Kami ingin memastikan produk pelumas Pertamina selalu tersedia dimana pun. Kehadiran Olimart khusus bagi konsumen di Purwokerto dan sekitarnya ini, merupakan langkah kami untuk memudahkan para konsumen pengguna pelumas Pertamina dalam melakukan servis kendaraan mereka agar tetap prima dalam berkendaraan," tambahnya.
baca juga: Telur dan Bawang Merah Pemicu Defisit di Tasikmalaya
Pertamina Lumbricants masih menguasai pasar dengan jumlah penguasaan pasar lebih dari 40%.
"Selain itu, Pertamina Lumbricants juga telah menjual oli tersebut ke ATPM dengan berbagai merek sesuai dengan ATPM masing-masing. Ada juga yang telah ekspor ke 17 negara," tambahnya. (OL-3)
Purbaya menyebut Pertamina sementara menanggung selisih harga BBM nonsubsidi saat harga minyak dunia melonjak, sementara pemerintah menahan kenaikan harga.
Yoki menjelaskan, salah satu dampak nyata dari penanganan perkara tersebut adalah PT PIS harus melepas kapal JMN.
SEJUMLAH stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Tanjungpinang mulai dipadati warga. Kondisi ini dipicu oleh beredarnya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)
Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan sesuai arahan pemerintah untuk tidak melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM), baik non-subsidi maupun bbm bersubsidi.
Baron menyampaikan prioritas utama Pertamina saat ini adalah menyediakan energi dan mengoptimalkan rantai pasok untuk menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri.
Kerry mengaku tidak pernah berdiskusi dengan sang ayah Riza Chalid maupun pamannya Irawan Prakoso terkait rencana akuisisi saham di PT Oiltanking Merak tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved