Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
HARIMAU sumatra yang sempat diburu dan berkonflik dengan warga akhirnya tertangkap dan dibawa ke area konservasi Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) di Dusun Pengekahan, Waiharu, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
Hewan karnivora itu tiba di area konservasi TWNC, Rabu (22/1/2020) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu cuaca di Tambling panas terik.
Di sana harimau sumatra tersebut menempati kandang berukuran 15 x 15 meter yang ditempatkan di pusat rescue TWNC. Sebelumnya, spesies harimau yang memiliki kulit paling gelap dari semua jenis harimau itu sempat susah untuk dikeluarkan dari kandang yang mengangkutnya.
Dibutuhkan waktu sekitar 2 jam agar karnivora yang memiliki nama latin Panthera tigris sumatrae itu mau keluar dari kandang. Selanjutnya, di kandang barunya di TWNC, harimau tersebut akan menjalani masa rehabilitasi.
“Yah, beginilah dinamika mengurus harimau,” kata Tomy Winata, pemilik sekaligus pengelola area TWNC yang hari itu ikut menyaksikan diterimanya harimau sumatra itu di area konservasi Tambling.
Untuk sementara, tim medis TWNC memberinya nama Si Enim karena tertangkap di daerah Muara Enim. Di tempat barunya, Si Enim tidak banyak melakukan aktivitas selain tidur.
Santapan lezat berupa seekor babi pun tak disentuh. Bahkan, harimau tersebut tidur berdampingan dengan babi yang disiapkan sebagai makanannya.
“Hasil obervasi sementara, dia tampak stres berat. Napasnya sangat cepat ketimbang biasanya. Bisa karena perjalanan dan ada sedikit luka pada bagian ekor. Sementara waktu kita diamkan dulu, belum bisa kita ambil tindakan apa pun,” kata Ketua Tim Dokter TWNC Sadmoko Kusumo yang menangani Enim.
Di TWNC, kata Sadmoko, mereka memiliki prosedur ketika menerima harimau baru. “Tindakan paling awal ialah observasi fisik, general chek up seperti manusia untuk mengetahui dia sehat atau tidak, mengambil darah, periksa feses, lalu kita lihat perilakunya dan melihat insting liarnya masih ada apa enggak,” jelasnya.
Selain itu, tim medis juga mengamati cara harimau itu makan, yaitu apakah incar tengkuk atau menyerang dari depan, bagaimana ketika bertemu manusia, serta kondisi fisik badan. Langkah itu sebagai bahan awal untuk treatment selanjutnya.
Peneliti Senior Bagian Konservasi TWNC Ardi Bayu Firmansyah menambahkan, TWNC menerapkan standar konservasi yang tinggi. Apalagi, di tengah kondisi makin berkurangnya populasi harimau sumatra yang jika merujuk pada angka terbaru dari Kementerian Lingkungan Hidup, hanya tersisa 603 ekor pada 2019.
“Upaya kita ialah menyelamatkan dan tidak bisa asal-asalan. Jika ekosistemnya kita jaga, rantai makanannya pun ikut terjaga.” (Ths/N-3)
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
terjadi insiden serangan Harimau Sumatra (Pahthera Tigris Sumatrae) terhadap seorang warga di area Dermaga PT. SPA Serapung, Riau
HARIMAU Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) berusia remaja menuju dewasa dilaporkan muncul di sekitar pemukiman penduduk di RT.14/RW.14 Desa Benteng Hulu, Siak, Riau.
Di lokasi, tim mengupayakan penanganan dengan mengedepankan prinsip keselamatan manusia sekaligus perlindungan satwa harimau sumatera yang dilindungi.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau membenarkan kemunculan Harimau Sumatra (panthera tigris sumatrae) di akses jalan perusahaan minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP).
BBKSDA Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan harimau sumatra di area tambang minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP), Siak, Riau.
OBSEVATORIUM Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan menggelar pengamatan fenomena Gerhana Bulan Total yang diperkirakan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026.
Memasuki 2026, duet Ela-Azwar telah menyiapkan instrumen Hasil Terbaik Cepat melalui enam klaster program prioritas, termasuk beasiswa makmur dan pengembangan kawasan ekonomi desa.
Proses pergantian komisaris PT LEB telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yakni UU No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Kakao bukan sekadar tanaman perkebunan biasa, melainkan sebuah sistem pertanian terintegrasi.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved