Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) imbau masyarakat waspadai penyakit demam berdarah (DBD) yang menyerang.
Sejak awal tahun lalu tercatat sudah ada 10 kasus DBD yang terjadi, sedangkan sepanjang tahun lalu tercatat ada 66 kasus DBD di Flores Timur dan dua diantaranya meninggal dunia.
Menurut Kasi Surveilance dan imunisasi Dinas Kesehatan Flores Timur Hendrikus Hoyan Balik, pihaknya mulai mengantisipasi gejala DBD yang disinyalir akan tren seiring dengan adanya perubahan cuaca.
''Tahun ini ada 10 kasus terkait DBD yang tersebar di Adonara Timur ada tiga kasus, di Tanjung Bunga tiga kasus, di Larantuka ada dua kasus, dan di Ratulodang dan Titehena masing-masing satu kasus,'' paparnya, Senin (20/1).
Menurut Hendrikus sejumlah upaya pun terus dilakukan petugas untuk mengimbau warga selalu menjaga kebersihan disamping melakukan penyemprotan dan pengasapan atau fogging.
''Kami juga sudah melakukan fogging. Pada bulan Januari ini sudah dua tempat yang kami kunjungi untuk lakukan fogging dan akan terus dilakukan di desa-desa dan kelurahan,'' ujar Hendrikus.
Dia mengjelaskan, untuk stok obat abate dan obat untuk foging juga mampu mencukupi kebutuhan tahun ini yang masih tersedia di puskesmas dan gudang Dinkes. Stok abate sendiri saat ini masih tersedia sekitar 100 kilogram sehingga masih bisa mencukupi. (OL-2)
Dinas Kesehatan Garut masih melakukan edukasi kepada masyarakat supaya kasus DBD dapat ditekan dan menceggah ada korban jiwa.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved