Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim hujan, kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Flores Timur, NTT melakukan aksi membersihkan lingkungan dan penanaman pohon. Tim penggerak PKK Flotim yang dimotori Ketua PKK Lusia Hadjon berkomitmen untuk menjaga lingkungan agar selalu bersih dan sehat sekaligus gencar melakukan penghijauan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan alam sekitar.
Ketua tim penggerak PKK Flotim yang juga istri bupati, Lusia Hadjon saat dikonfirmasi Minggu (20/1), mengakui PKK punya komitmen yang utuh untuk menjaga keasrian lingkungan melalui sejumlah aksi. Termasuk aksi perangi sampah maupun aksi penghijauan dengan melibatkan seluruh masyarakat.
"Kami punya banyak kegiatan dalam wujud kepedulian kami terhadap lingkungan dan PKK sebagai motor penggeraknya. Ada beberapa kegiatan yang sudah kami lakukan dan akan terus berlanjut hingga ke depannya. Ada dua kegiatan penting terkait lingkungan, yaitu kami bersama warga melakukan aksi bersih sampah di sejumlah selokan di dalam kota Larantuka. Sekaligus melakukan aksi penghijauan dengan menanam ratusan anakan pohon," kata Lusia.
Lusia juga mengajak masyarakat menanam ratusan anakan pohon di empat titik lokasi di Kota Larantuka, tepatnya di Waibalun, Balela, Puken Tobi Wanginbao, dan Weri. Adapun jenis tanaman yang ditanam di empat lokasi itu adalah 100 anakan pohon Pucuk Merah, 40 anakan pohon Pinang Tupai dan 40 anakan pohon Ketapang.
baca juga: Petinggi Sunda Empire Kerap Adakan Pertemuan di Brebes
"Gerakkan pengjuauan ini untuk menghijaukan kota sekaligus membangun kesadaran bersama terkat pentingnya menanam. Tidak hanya di dalam kota, tetapi juga mulai giat menanam mulai dari rumah dan lingkungan masing-masing, di hutan-hutan dan di lokasi mana saja, karena akan terasa besar manfaatnya jika gerakkan penghijauan ini terus dilakukan untuk mencegah erosi dan banjir," kata Lusia. (OL-3)
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Gerakan ”Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” berlangsung pada 14 Oktober hingga 31 Desember 2025, dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.
GERAKAN penghijauan berskala nasional akan resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa longsor, banjir, pohon tumbang dan pergerakan tanah.
Penanaman 5.831 bibit pohon di Desa Sagaranten, Sukabumi, pada Selasa, (23/12) menjadi bentuk aksi pelestarian yang terukur dan berkelanjutan.
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved