Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Klaten, Jawa Tengah, memberikan bantuan kepada 475 penyandang disabilitas di Gedung Sunan Pandanaran (RSPD) Klaten, Jumat (17/1).
Bantuan untuk kaum difabel diberikan dalam gelaran bakti sosial Jumat Berkah pekan ke-11 Polres Klaten, dipimpin Kapolres AKB Wiyono Eko Prasetyo.
Kegiatan bakti sosial tersebut dihadiri Bupati Sri Mulyani, Kajari Edi Utama, Dandim 0723 Klaten Letkol (Kav) Minarso dan Dandodiklatpur Letkol (Inf) Agus Adi Darmawan.
Ratusan penyandang disabilitas yang hadir, kata Kapolres AKB Wiyono Eko Prasetyo, sebagian masih duduk di bangku Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tersebar di Klaten.
Baca juga: Bupati Klaten Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana
Untuk pelaksanaan kegiatan bakti sosial Jumat Berkah, Polres Klaten juga melibatkan ibu-ibu Bhayangkari, Persit Kartika Candra serta Banser dan Kokam Klaten.
Kegiatan bakti sosial Jumat Berkah di RSPD Klaten diisi dengan pemeriksaan kesehatan oleh Dokkes Polres Klaten dan tim Matur Dokter Dinas Kesehatan Klaten.
Para penyandang disabilitas juga diberikan bingkisan sembako lalu empat orang mendapat bantuan kursi roda.
Bupati Sri Mulyani memberikan apresiasi program Jumat Berkah Polres Klaten. Kegiatan bakti sosial ini sangat membantu masyarakat, sehingga perlu dikembangkan di Klaten.
"Setiap Jumat, Polres Klaten mengadakan kegiatan bakti sosial untuk membantu sesama. Kegiatan yang mulia seperti ini perlu kita tiru," ungkap Bupati.(OL-5)
Fokus utama KND bukan sekadar pada perolehan medali, melainkan memastikan negara hadir dalam memberikan hak yang setara bagi atlet disabilitas.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Kisah Grisna Anggadwita menunjukkan bagaimana pemberdayaan dan pendekatan manusiawi membuka peluang ekonomi inklusif.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved