Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang terus terjadi di hulu sungai mengakibatkan meluapnya air di bagian hilir sungai. Akibatnya, beberapa wilayah mulai terendam banjir di Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Hal itu dilaporkan Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), Rini Harun, yang memantau kondisi air pasang sejak Sabtu (11/1) di aliran Sungai Saddang, yang bergerak dari Tanah Toraja, ke sungai kecil lainnya.
"Air sudah mulai surut sekarang," ungkap Rini Harun, Minggu (12/1) yang terus melaporkan secara berkala tinggi muka air di berbagai bendung, bendungan dan aliran sungai di Sulsel.
Rini menjelaskan, banjir terjadi lantaran Sungai Salo Karajae, Kota Parepare sempat mencapai tinggi jagaan atau puncak tanggul, sekitar 1,25 -1,5 meter, pada posisi muara air pasang.
"Ditambah lagi, anak Sungai Saddang pada posisi awas di Pinrang, dan Sungai Jawi-jawi meluap akibat hujan dengan durasi empat jam di Kabupateb Pinrang dan Parepare," seru Rini.
Baca juga: KLHK Siapkan Bibit Pohon untuk Cegah Longsor
Bahkan dari data Info Banjir BBWSPJ, Minggu (12/1), pukul.07.30 Wita dari Bendung Benteng Kabupaten Pinrang disebutkan debit limpas air bendung mencapai angka 130,2 meter kubik per detik, dan kebocoran sekitar 3,3 meter kubik per detik.
Bendung Benteng mendapat aliran air dari Sungai Saddang dengan debit sebanyak 191,2 meter kubik per detik pada kondisi cuaca gerimis, dan tinggi muka air masih pada posisi 21,75 meter di atas per mukaan laut (mdpl).
Sementara itu, kondisi Bendungan Bili Bili sekitar pukul 08.10 Wita, ketinggian muka air pada posisi 86,21 mdpl. Masih di bawah normal. Karena ukuran normalnya ialah 99,5 mdpl. Tapi jika berdasarkan laporan yang masuk, mengalami kenaikan nol koma sekian persen, karena kondisi terakhir saat dilaporkan sehari sebelumnya masih 85,83 mdpl.
"Untuk Bendungan Bilibili, kondisinya di bawah normal. Ia baru waspada pada posisi tinggi muka air 105,25 mdpl, siaga pada tinggi muka air 105,5 mdpl, dan awas pada posisi muka air 106 mdpl, karena itu sama dengan ketinggian puncak bendungan," tandas Kepala BBWSPJ Supardji.
Terpisah, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar menegeluarkan peringatan dini cuaca terbaru untuk Wilayah Sulsel. Sejumlah wilayah seperti Kabupaten Barru, Pangkep, Sidrap, Pinrang, Soppeng, Kota Makassar dan Parepare akan terjadi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang. (OL-2)
Tim SAR temukan FDR dan CVR pesawat jatuh di Maros-Pangkep, Sulsel, Rabu (21/1). Data kotak hitam segera diserahkan ke KNKT untuk investigasi penyebab kecelakaan.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
KNKT menyampaikan bahwa pesawat ATR 42 pecah berhamburan akibat menabrak lereng gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Sakti juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas insiden pesawat ATR 42-500 dengan kode registrasi PK-THT yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tersebut.
ATR adalah singkatan dari Avions de Transport Régional (Prancis) atau Aerei da Trasporto Regionale (Italia).
Jumlah penumpang on board (POB) sebanyak 11 orang, delapan kru pesawat dan tiga orang penumpang. Saat ini tim SAR Gabungan telah mengerahkan personel, mobil truk, drone dan rescue car satu tim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved