Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat melalui Badan Usaha Milik Daerah PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jabar (Perseroda) akan membangun hotel bintang tiga di kawasan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu menarik jumlah penumpang ke bandara tersebut yang selama ini dinilai masih sangat kurang.
Hal ini disampaikan Direktur Keuangan dan SDM PT Jaswita, Shobirin Faturahman Hamid, saat peresmian logo baru, di Gedung Majestic, Bandung, Jabar, Jumat (10/1). Meski belum mengetahui angka pasti, Hamid memprediksi nilai investasinya mencapai Rp50 miliar yang pembangunannya diharapkan mulai tahun ini.
"Maskapai meminta kesiapan bandara harus lengkap. Salah satunya harus ada hotel di sekitar bandara," katanya seraya menyebut hotel yang dibangun berkelas bintang tiga.
Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai BUMD yang bergerak di kepariwisataan, pihaknya berkewajiban untuk mendukung tumbuhnya sektor tersebut.
Selain membangun kawasan wisata, sektor perhotelan ini pun turut digarapnya. Selain di BIJB Kertajati, pembangunan hotel baru pun akan dilakukan di kawasan wisata Pantai Pangandaran.
"Tapi juga supporting pariwisata, seperti perhotelan, ticketing, tour and travel," katanya.
Menurutnya, pembangunan tersebut akan dikerjasamakan dengan sektor swasta sesuai dengan aturan.
"Skema yang menggunakan aset negara. Kita kerjasamakan, BOT, BTO, atau mungkin ada skema lain," katanya.
Baca juga: MA Kabulkan Gugatan Izin Tambang di Pegunungan Meratus
Sementara itu, berdasarkan rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP), pihaknya akan menerima suntikan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp400 miiar. Dana tersebut rencananya diberikan bertahap mulai 2020 hingga 2023.
Dengan adanya suntikan tersebut, target dividen per tahun dinaikkan tiga kali lipat.
"Terakhir (2019) kita ditargetkan Rp60 miliar. 2020 Rp200 miliar," katanya.
Dia optimistis target itu bisa tercapai meski kondisi perekonomian global dalam kondisi tidak baik.
"Leisure, hospitality tetap bertahan meski ada tekanan," katanya.
Terpisah, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, meminta SDM PT Jaswita bekerja lebih keras dalam memaksimalkan potensi kepariwisataan di wilayahnya. Melalui perubahan logo perusahaan, menurutnya, harus membawa semangat baru dalam berkarya.
"Harus jiwa keras, punya jiwa korsa, kedisiplinan. Insya Allah akan jadi BUMD terbaik di Jawa Barat," katanya. (OL-1)
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved