Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT pengendalian operasi (Pusdalops), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat, 3.743 rumah rusak akibat bencana angin puting beliung di Sulawesi Selatan, sepekan terakhir. Kerusakan tersebut terjadi di empat kabupaten/kota, yaitu Sidrap, Parepare, Wajo dan Pinrang. Kerusakan terparah terjadi di Sidrap, jumlah rumah yang rusak mencapai 1.802 unit, mulai dari rusak ringan hingga berat.
Kerusakan tersebut, terjadi di sembilan kecamatan. Dan angin puting beliung yang terjadi juga merusak empat sarana pendidikan, satu gedung serbaguna, empat kantor pemerintahan, 39 tempat usaha dan satu unit sarana ibadah.
Sementara itu, di Kota Parepare, meski jumlah rumah yang rusak tidak sebanyak di Sidrap, jumlahnya hanya sekitar 800 unit mengakibatkan dua orang mengalami luka, karena tertimpa reruntuhan balok penyangga atap yang tertimpa oleh pohon tumbang. Meski sudah diketahui jumlah rumah yang rusak, pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, belum mengetahui pasti jumlah kerugian yang dialami warga akibat bencana angin puting beliung tersebut.
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menegaskan, jika pemerintah akan terus hadir untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.
"Kita juga pastikan pada rakyat bahwa pemerintah hadir," tegasnya.
Bahkan kata Nurdin, Pemprov Sulsel, untuk tahun 2020 ini, menyiapkan anggaran tanggap darurat sebesar Rp20 miliar. Jumlah tersebut, sama dengan dana tanggap darurat tahun sebelumnya. Terpisah, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan prospek cuaca empat hari ke depan antara 9-12 Januari 2020, akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang.
baca juga: Gubernur Sumut Imbau Warga Tidak Membangun Rumah Dekat Sungai
Dalam keterangan tertulisnya, Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Darmawan menyebutkan, jika kecepatan angin bisa mencapai 31 knot atau 57,41 kilometer per jam di perairan Makassar, utamanya di wilayah perairan Potere. (OL-3)
Sejumlah lahan pertanian rusak di Pasie Laweh, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Status tersebut menjadi langkah krusial guna menekan risiko banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah yang bisa saja terjadi saat intensitas hujan meningkat seperti saat ini.
Pemkot Pekanbaru resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi tahun 2025, terhitung mulai 3 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026.
Operasi dilakukan untuk menurunkan hujan di wilayah tidak terdampak, atau mencegah hujan di zona rawan bencana, menggunakan penyemaian NACL atau Calcium Oxide.
SETIDAKNYA 31 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Riau.
Kecamatan Ile Ape merupakan salah satu kawasan ring satu atau kawasan terdekat dari Gunung Api Ile Ape (Lewotolok).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) segera menetapkan status siaga bencana setelah Kabupaten Kolaka Timur dan Kota Kendari lebih dulu mengumumkan status siaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved