Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem di DIY diperkirakan masih akan berlanjut. Hujan lebat dan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah DIY.
"Hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan masih adanya potensi hujan lebat di beberapa wilayah DI Yogyakarta untuk beberapa hari kedepan," terang Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Reni Kraningtyas, Kamis (9/1/2020).
Berkurangnya pola tekanan rendah di Belahan Bumi Utara (BBU) dan meningkatnya pola tekanan rendah di wilayah Belahan Bumi Selatan (BBS), mengindikasikan terjadinya peningkatan aktifitas Monsun Asia. Akibatnya, penambahan massa udara basah terjadi di wilayah Indonesia. Selain itu, pola tekanan rendah di BBS (sekitar Australia) yang meningkat dapat membentuk pola konvergensi (pertemuan massa udara). Atau belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia, terutama di bagian selatan ekuator. Berdasarkan model prediksi, aktifitas Madden Julian Oscillation (MJO), fase basah diprediksikan aktif di sekitar wilayah pulau Jawa selama periode 5 hari kedepan.
"Kondisi ini tentunya dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan cukup signifikan di wilayah pulau Jawa. Dan khususnya di wilayah DI Yogyakarta," tambahnya.
Mencermati kondisi dinamika atmosfer di atas, BMKG Stasiun Klimatologi Mlati kembali melakukan update informasi peringatan dini potensi cuaca ekstrim di wilayah DIY. Serta proyeksi cuaca untuk beberapa hari ke depan.
Sebagian besar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta masih berpotensi terjadi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang. Kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan bagi masyarakat akan potensi bencana hidrometeorologis lainnya berupa banjir, banjir bandang dan tanah longsor. Curah hujan dengan intensitas sedang-lebat pada periode 08-12 Januari 2020 berpotensi terjadi di Kabupaten Kulon Progo, Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta.
baca juga: Bupati Klaten Giat Sambangi Warga
Selain hujan lebat, perairan laut di DIY juga berpotensi mengalami gelombang tinggi. Gelombang laut hingga mencapai 2.5 – 3.5 meter dapat terjadi di perairan selatan DIY. Nelayan dan wisatawan yang tinggal dan beraktivitas di pesisir diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap gelombang tinggi. Wisatawan juga diminta memperhatikan himbauan dari petugas di sekitar area pantai. (OL-3)
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved